IHSG Naik 0,80 Persen di Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (3/12/2025). Indeks parkir di level 8.617,04, naik 68,25 poin atau 0,80 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Berdasarkan data RTI, sejak dibuka pada level 8.577,60, IHSG bergerak stabil di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.625,63, sementara level terendah berada di 8.564,69.
Aktivitas transaksi terpantau ramai, dengan volume perdagangan mencapai 42,48 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 21,42 triliun. Sebanyak 369 saham menguat, 278 saham melemah, dan 159 saham stagnan.
Sementara itu, kapitalisasi pasar bursa melonjak ke Rp 15.842,47 triliun. Mayoritas sektor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak bergerak di zona hijau.
Sektor yang Mengalami Penguatan
Sektor industri menjadi penopang utama pasar dengan lonjakan 2,75 persen, disusul sektor cyclical yang naik 2,42 persen. Penguatan juga terjadi pada sektor infrastruktur 1,83 persen, serta transportasi 1,16 persen.
Beberapa sektor defensif turut mencatat kinerja positif, seperti keuangan yang naik 1,11 persen, properti menguat 0,88 persen, dan non-cyclical naik 0,25 persen. Sektor energi juga menyumbang penguatan dengan kenaikan 0,56 persen, sementara sektor basic industry menguat 1,05 persen.
Sektor yang Tergelincir
Di sisi lain, hanya dua sektor yang berada di zona merah, yakni healthcare yang turun 0,77 persen dan teknologi yang melemah 0,36 persen.
Pergerakan Saham LQ45
Sejumlah saham anggota indeks LQ45 bergerak variatif pada perdagangan hari ini, dengan beberapa emiten mencatat penguatan signifikan sementara lainnya terkoreksi.
Dari sektor perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah tipis ke Rp 8.375 atau turun 0,30 persen. Sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) justru menguat 1,09 persen ke level Rp 3.710. Adapun PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun ke Rp 4.850, melemah 0,21 persen, sedangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terkoreksi 0,93 persen ke Rp 4.270.
Dari kelompok saham pertambangan, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik 1,10 persen ke Rp 1.840, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 0,46 persen ke Rp 22.000. Namun, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terkoreksi tipis 0,33 persen menjadi Rp 2.980, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menguat 0,87 persen ke Rp 2.310. Sementara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 1,63 persen ke Rp 242.
Pergerakan Sektor Otomotif
Di sektor otomotif, PT Astra International Tbk (ASII) memimpin penguatan dengan lonjakan 3,92 persen ke Rp 6.625. Sedangkan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 1,97 persen ke Rp 28.525.
Pergerakan Sektor Telekomunikasi
Untuk saham telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melemah cukup dalam, turun 2,47 persen ke Rp 3.560.
Pergerakan Sektor Barang Konsumsi
Pada sektor barang konsumsi, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menguat 1,15 persen ke Rp 2.650. Namun, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 2,04 persen ke Rp 7.200, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melemah 3,57 persen menjadi Rp 8.100. Sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,85 persen ke Rp 4.750.
Pergerakan Sektor Energi dan Infrastruktur Gas
Pada sektor energi dan infrastruktur gas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 2,14 persen ke Rp 1.830.
Pergerakan Sektor Properti dan Konstruksi
Dari sektor properti dan konstruksi, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 0,58 persen ke Rp 865. Sedangkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) melemah 2,09 persen menjadi Rp 2.810.
Pergerakan Saham Teknologi dan Platform Digital
Saham teknologi dan platform digital PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 2,99 persen menjadi Rp 65.
Pergerakan Sektor Bahan Kimia dan Petrokimia
Dari sektor bahan kimia dan petrokimia, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 0,86 persen ke Rp 3.500. Emiten pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mencatat kenaikan cukup besar, naik 4,56 persen ke Rp 2.750.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar