IHSG pecahkan rekor, naik ke level 8.710


JAKARTA, aiotrade
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat rekor all time high pada penutupan perdagangan Senin (8/12/2025). Indeks ini menguat sebesar 77,93 poin atau 0,90 persen, berada di level 8.710,695. Pergerakan IHSG tercatat stabil di zona hijau sepanjang sesi perdagangan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip dari RTI menunjukkan bahwa IHSG sempat dibuka pada posisi 8.676,727. Selama sesi perdagangan, indeks terus menguat dan mencapai level tertingginya di 8.720,091. Pada posisi terendah hari ini, IHSG berada di angka 8.642,062.

Aktivitas perdagangan hari ini terpantau cukup ramai. Volume transaksi mencapai 56,955 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 27,03 triliun. Frekuensi perdagangan juga tinggi, yaitu sebanyak 2.901.965 kali transaksi.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 385 saham menguat, sedangkan 265 saham melemah dan 153 saham tidak berubah. Kapitalisasi pasar BEI meningkat menjadi Rp 16.034,693 triliun.

Sentimen positif di pasar saham hari ini terlihat dari kenaikan mayoritas sektor di pasar modal. Hampir semua indeks sektoral berada di zona hijau, menandai optimisme investor terhadap prospek ekonomi menjelang akhir tahun.

Sektor teknologi memimpin penguatan dengan lonjakan 2,64 persen. Disusul oleh sektor energi yang naik 2,73 persen. Sektor kesehatan juga mencatat performa kuat dengan kenaikan 2,80 persen, menjadi sektor dengan penguatan terbesar hari ini.

Penguatan turut terlihat pada infrastruktur yang naik 2,05 persen dan transportasi yang menguat 2,17 persen. Sektor keuangan bertumbuh sebesar 1,37 persen, sementara sektor barang non-siklikal menguat 0,83 persen dan barang siklikal naik 1,40 persen.

Pergerakan positif juga tercatat pada sektor basic industry yang naik 0,47 persen, serta sektor properti yang mencatat kenaikan tipis 0,27 persen. Di tengah dominasi penguatan tersebut, hanya sektor industri yang melemah, mencatat penurunan 1,42 persen, menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah hari ini.

Adapun, saham yang tergabung dalam indeks LQ45 menunjukkan pergerakan beragam. Beberapa emiten unggulan mencatat kenaikan signifikan, sementara sebagian lainnya terkoreksi di tengah dinamika pasar.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bergerak stabil di harga Rp 8.300. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat ke Rp 3.670, naik Rp 20 atau 0,55 persen. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik Rp 50 atau 1,02 persen menjadi Rp 4.950.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melesat 4,68 persen, naik Rp 85 ke level Rp 1.900. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga menguat 2,06 persen menuju Rp 2.970. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun cukup dalam sebesar 3,32 persen, melemah Rp 90 ke level Rp 2.620.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga terkoreksi 1,76 persen menjadi Rp 6.975. Sebaliknya, saham anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) justru naik Rp 25 atau 0,31 persen ke harga Rp 8.075.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melemah 1,89 persen atau Rp 70, ditutup di level Rp 3.630. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turut mencatat penguatan tipis sebesar 0,27 persen atau Rp 5, berada pada level Rp 1.830.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) stabil di Rp 2.300, tanpa perubahan. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 0,47 persen ke Rp 4.310. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 2,59 persen menjadi Rp 1.190.

Sedangkan emiten batu bara lainnya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) stabil di Rp 22.000. PT United Tractors Tbk (UNTR) yang anjlok 4,86 persen atau Rp 1.500, ditutup di level Rp 29.350. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 1,52 persen menjadi Rp 2.600.

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 1,16 persen menuju Rp 870. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) melemah Rp 20 atau 0,69 persen menjadi Rp 2.890. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi salah satu penguat terbesar hari ini dengan kenaikan 9,38 persen, naik Rp 6 menjadi Rp 70.

Emiten pangan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), naik 0,63 persen ke level Rp 4.800. Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat signifikan 5,88 persen menjadi Rp 252. Terakhir, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 2,86 persen, melemah Rp 100 menuju Rp 3.400.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan