
aiotrade, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menunjukkan penguatan pada sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). Penguatan ini didorong oleh sejumlah saham yang terkait dengan konglomerat Prajogo Pangestu, yang menjadi salah satu faktor utama dalam mengangkat laju indeks pada tiga jam perdagangan awal.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup menguat sebesar 0,65% ke level 8.604,59. Selama perdagangan, indeks sempat mencapai level tertinggi sebesar 8.616,92. Posisi saat ini telah melampaui rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) IHSG pada penutupan perdagangan Rabu (26/11/2025) di level 8.602,13. Namun, posisi ini masih berada di bawah rekor intraday sebelumnya, yaitu 8.622,26 yang tercatat pada Kamis (27/11/2025).
Analis Phintraco Sekuritas menilai bahwa potensi penguatan IHSG pada sesi II perdagangan masih terbuka. Secara teknikal, IHSG menunjukkan histogram yang positif pada indikator MACD, sementara Stochastic RSI memiliki peluang membentuk golden cross di area pivot.
“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 8.620 selama perdagangan sesi II hari ini,” ujar analis tersebut dalam riset harian, Selasa (2/12/2025).
Di sisi lain, Mirae Asset menyebutkan bahwa penguatan IHSG hari ini terutama didorong oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Pergerakan indeks ini tampak melawan arus pelemahan bursa Wall Street semalam dan stagnasi pasar saham Asia.
Beberapa saham milik Prajogo Pangestu menjadi pendorong utama penguatan indeks hari ini. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi saham yang paling dominan dengan kenaikan sebesar 4,73% ke Rp7.750 per lembar. Diikuti oleh PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) yang naik 4,17%, serta PT Petrosea Tbk. (PTRO) yang menguat 2% ke Rp10.225 per saham.
Selain itu, beberapa saham lain juga turut menguat, seperti:
PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang naik 0,26%
PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menguat 0,86%
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menguat 1,5%
PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) menguat 0,27%
Saham-saham berkapitalisasi besar lainnya juga ikut menguat, antara lain:
PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) naik 6,13%
PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 2,75%
* PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) menguat 2,23%
Selain itu, saham-saham lain seperti:
PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 1,55%
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) naik 0,75%
* PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) naik 0,29%
Saham perbankan juga mengalami penguatan, antara lain:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 0,21%
PT Bank Permata Tbk. (BNLI) menguat 0,42%
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 0,46%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 0,82%
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menjelaskan bahwa penguatan IHSG kemarin disertai dengan net sell asing sekitar Rp104 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BBRI, BUMI, RAJA, BRPT, dan CUAN.
“IHSG berpotensi sideways hari ini dengan level support 8.440–8.500 dan resistance 8.570–8.600,” tulisnya dalam riset, Selasa (2/12/2025).
Pada hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan investor untuk memantau saham INET, BBRI, CDIA, ARTO, INKP, dan AKRA sebagai ide trading.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar