
nurulamin.pro - Lini masa media sosial Instagram ramai membahas soal ikan kecil yang berenang mengitari ikan besar.
Dalam unggahan @yogyakarta.keras, Sabtu (10/1/2026), disebutkan bahwa ikan-ikan kecil yang berenang mengitari ikan besar bisa menghasilkan oksigen.
Oksigen tersebut bisa menyelamatkan ikan yang mati. Digambarkan bahwa ikan-ikan kecil itu berenang mengitari ikan besar yang sudah mati untuk menyelamatkannya.
"Mengitari menimbulkan efek gelembung menghasilkan oksigen serentak untuk menyelamatkan," tulis unggahan yang awalnya diposting di media sosial TikTok.
Benarkah ikan-ikan yang berenang mengitari ikan yang sudah mati bisa membantu menyelamatkan ikan tersebut?
Asal oksigen di dalam air
Peneliti Madya Pusat Riset Oseanografi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Fahmi, menjelaskan, oksigen di perairan berasal dari berbagai faktor, seperti fitoplankton, tumbuhan air atau alga yang berfotosintesis, dan difusi dari udara.
Difusi dari udara adalah proses alami pergerakan molekul gas, seperti oksigen dan karbon dioksida dari area berkonsentrasi tinggi ke area yang berkonsentrasi rendah di udara.
Selain itu, Fahmi juga menjelaskan bahwa oksigen di dalam air bisa dihasilkan dari sirkulasi air seperti arus, gelombang, percikan air, atau aerasi air.
Aerasi air yang dimaksud misalnya air terjun, kincir air, dan sebagainya.
"Intinya selama air tersebut bergerak, maka kemungkinan akan ada tambahan oksigen terlarut yang masuk ke dalamnya," ucap Fahmi, saat dihubungi nurulamin.pro, Minggu (11/1/2026).
Apakah ikan yang berenang memutar bisa menghasilkan oksigen?
Terkait video ikan-ikan kecil yang berenang di kolam dan disebut menghasilkan oksigen, Fahmi berpendapat hal itu tergantung dari pergerakan ikan tersebut.
"Tergantung dari bagaimana hasil pergerakan ikan-ikan tersebut dapat menyebabkan sirkulasi atau pergerakan air yang menyebabkan terjadinya difusi udara ke air atau tidak," terangnya.
Menurut Fahmi, gerakan ikan-ikan kecil seperti di dalam video tidak menghasilkan riak air.
Hal ini mengindikasikan bahwa oksigen yang dihasilkan dari pergerakan tersebut tidak banyak.
"Kalau lihat dari videonya di mana pergerakan ikan-ikan kecil tersebut tidak menghasilkan riak atau gelombang yang cukup signifikan, maka kemungkinan terjadinya proses difusi oksigen relatif kecil," jelasnya.
"Kalaupun ada mungkin kontribusinya sangatlah kecil," tandas Fahmi.
Kandungan oksigen di dalam air
Dikutip dari nurulamin.pro (2023), air adalah senyawa yang tersusun dari Oksigen (O2) dan Hidrogen (H).
Oksigen merupakan penyusun air yang disebut sebagai zat pembakar atau zat asam.
Simbol oksigen pada table periodic adalah O, dengan nomor atom 8 dan termasuk unsur nonlogam golongan IVA yang mudah bereaksi dengan unsur lainnya.
Tak hanya dalam air, unsur oksigen juga terkandung dalam semua kelompok molekul organic pada makhluk hidup, seperti karbohidrat, protein, dan lemak.
Oksigen juga terdapat dalam senyawa anorganik yang membentuk gigi, cangkang, dan tulang hewan.
Kebanyakan oksigen dalam tubuh makhluk hidup berada dalam bentuk air (H2O).
Oksigen bisa dihasilkan dari ganggang, sianobakteri, dan tumbuhan selama proses fotosintesis dalam bentuk O2.
Selain oksigen, zat penyusun air adalah hidrogen. Hidrogen adalah unsur Kimia yang paling ringan di dunia, dengan massa atom sebesar 1,00794 satuan massa atom.
Pada tabel periodik kimia, hidrogen memiliki nomor atom 1 dan disimbolkan dengan huruf H.
Sifat hidrogen pada temperatur dan tekanan standar adalah tidak berwarna, tidak berbau, bervalensi tunggal, bersifat non logam, dan merupakan gas diatomik yang sangat mudah terbakar.
Karena jumlahnya sangat melimpah, hidrogen menjadi unsur paling banyak di alam semesta dengan persentase sekitar 75 persen dari total massa yang ada di alam semesta.
Mayoritas bintang dan planet yang ada di alam semesta dihasilkan dari hidrogen berupa plasma.
Hidrogen memiliki peranan yang penting dalam pemberian energi pada bintang melalui reaksi proton-proton dan fusi nuklir daur CNO.
Di alam semesta, kebanyakan hidrogen ditemukan dalam keadaan atomik dan plasma.
Hidrogen dalam kedua bentuk ini memiliki sifat berbeda dengan molekul hidrogen.
Sementara itu, di Bumi, unsur hidrogen seringkali ditemukan dalam keadaan gas diatomik H2.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar