
Pelantikan Kepala BAPPEDA Cilacap
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, secara resmi melantik Imam Jauhari sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Cilacap. Pelantikan ini dilakukan untuk menggantikan Sujito yang memasuki masa purna tugas pada Desember 2025. Acara pelantikan berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026 di Ruang Prasanda Rumah Dinas Bupati Cilacap.
Dalam sambutannya, Bupati Syamsul menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Ia berharap Kepala BAPPEDA yang baru dapat lebih menonjolkan peran riset dan inovasi daerah guna mendorong kemajuan Kabupaten Cilacap.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan pelantikan. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Cilacap mengucapkan selamat kepada Mas Imam beserta istri atas amanah jabatan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemerintah Cilacap. Yang sering dilupakan adalah disitu ada tupoksi riset dan inovasi daerah, yang harapannya apa yang sudah ada bisa dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Mas Imam,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati Syamsul menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, di tengah tekanan fiskal yang cukup berat, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut untuk lebih cermat dan proaktif dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam menarik anggaran ke Kabupaten Cilacap. Menurutnya, hal tersebut nantinya akan menjadi bagian dari penilaian dalam penataan birokrasi.
“Insya Allah hal yang akan kita pegang adalah reward dan punishment yang optimal. Karena di tengah tekanan fiskal yang luar biasa lagi mendorong OPD-OPD untuk aktif membawa anggaran ke Cilacap. salah satu OPD yang bisa membawa banyak anggaran ke Cilacap, investor itu bagian dari mereka yang memiliki nilai yang bagus yang itu akan kita dorong untuk memperoleh reward ketika nanti kita penataan untuk birokrasi lagi. Tapi yang kerjanya biasa-biasa saja ya mungkin perhatian kita akan biasa-biasa saja,” katanya.
Mas Bupati juga mendorong seluruh kepala OPD serta para pejabat yang hadir dalam kesempatan tersebut untuk segera mulai bekerja. Ia meminta agar perencanaan pembangunan disusun hingga tahun 2027 serta memaksimalkan pemanfaatan anggaran yang tersedia secara efektif dan tepat sasaran.
Tantangan dan Harapan di Tahun 2026
Tahun 2026 menjadi momen penting bagi Kabupaten Cilacap dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Dengan kondisi fiskal yang tidak stabil, Bupati Syamsul menekankan pentingnya kinerja OPD yang lebih baik. Ia menyatakan bahwa setiap OPD harus aktif dalam mencari anggaran agar dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat.
Beberapa langkah strategis telah direncanakan untuk meningkatkan kinerja OPD. Di antaranya adalah:
- Meningkatkan koordinasi antar lembaga dalam merancang program pembangunan.
- Memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan transparan.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan evaluasi pembangunan.
Selain itu, Bupati Syamsul juga menekankan perlunya pengembangan riset dan inovasi daerah. Hal ini bertujuan untuk menciptakan solusi-solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mempercepat proses pembangunan.
Visi untuk Masa Depan
Dengan pelantikan Imam Jauhari sebagai Kepala BAPPEDA, Bupati Syamsul berharap adanya perubahan positif dalam bidang perencanaan pembangunan. Ia percaya bahwa dengan komitmen dan dedikasi yang tinggi, BAPPEDA dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi Kabupaten Cilacap yang lebih sejahtera dan berkembang.
Imam Jauhari, yang baru saja dilantik, diharapkan mampu membawa inovasi dan ide-ide segar dalam menjalankan tugasnya. Ia juga diharapkan dapat menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak terkait, termasuk investor dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mempercepat realisasi proyek-proyek pembangunan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar