
nurulamin.pro, JAKARTA – PT Indomobil Multi Jasa Tbk. (IMJS) memberikan suntikan modal tambahan kepada anak usaha PT CSM Corporatama (CSM) sebesar Rp499,28 miliar.
Melalui keterbukaan informasi perseroan yang diterbitkan pada Jumat (26/12/2025), dana tersebut berasal dari hasil penawaran umum terbatas IV dengan pemberian hak memesan efek terlebih dahulu (PUT IV HMETD). Setelah transaksi afiliasi, kepemilikan saham IMJS di CSM meningkat dari 18,33 juta menjadi 23,33 juta saham.
Penambahan modal ini tidak mengubah persentase kepemilikan perseroan di anak usaha sebesar 99,99% dari total modal ditempatkan dan disetor. Sisanya, sebanyak 1,7 juta saham atau 0,01% dimiliki oleh PT IMG Sejahtera Langgeng.
"Transaksi penyetoran modal di CSM ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan atas rencana penggunaan dana yang diperoleh perseroan dari hasil PUT IV HMETD guna mendukung kegiatan usaha CSM dan untuk membiayai kegiatan operasionalnya," tulis perseroan, Jumat (26/12/2025).
Peran CSM dalam Bisnis Indomobil
CSM merupakan anak usaha Indomobil yang bergerak dalam bisnis penyediaan jasa layanan transportasi untuk pelanggan korporasi maupun individual. Segmen ini memberikan kontribusi yang besar pada bisnis usaha IMJS.
Berdasarkan laporan keuangan, IMJS sepanjang Januari-September 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp4,23 triliun, terdiri atas pendapatan pihak berelasi sebesar Rp457,72 miliar dan pihak ketiga sebesar Rp3,77 triliun.
Kontribusi Berdasarkan Segmen
Jika dibedah, segmen sewa kendaraan dan bisnis terkait untuk pihak berelasi berkontribusi sebesar Rp453,78 miliar serta dari pelanggan pihak ketiga sebesar Rp2,11 triliun. Sisanya, segmen jasa keuangan dari pihak berelasi sebesar Rp3,99 miliar dan dari pihak ketiga senilai Rp1,66 triliun.
Sementara itu, beban pokok pendapatan yang ditanggung perseroan mencapai Rp2,59 triliun. Alhasil, laba bruto IMJS sepanjang 9 bulan pertama 2025 mencapai Rp1,64 triliun, meningkat dari Rp1,58 triliun pada periode yang sama 2024.
Kinerja Keuangan Perseroan
Setelah dikurangi komponen beban-beban lainnya, perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp30,33 miliar. Angka ini terpangkas dari Rp34,68 miliar pada periode yang sama 2024.
Sementara itu, bila tanpa menghitung rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik non-pengendali, perseroan dalam periode ini membukukan laba bersih Rp98,89 miliar. Angka ini menyusut dibanding laba bersih Rp102,15 miliar pada periode yang sama 2024.
Strategi Penggunaan Dana
Peningkatan modal yang dilakukan oleh IMJS ke CSM merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi bisnis anak usaha. Dengan adanya suntikan dana, CSM akan memiliki sumber daya lebih besar untuk mengejar peluang pasar dan memperluas layanan transportasi yang ditawarkannya.
Selain itu, peningkatan kapasitas keuangan juga akan membantu CSM dalam menjaga stabilitas operasional dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggannya. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kinerja keuangan IMJS secara keseluruhan.
Dengan kondisi pasar transportasi yang terus berkembang, langkah yang diambil oleh IMJS dinilai tepat untuk memastikan kelangsungan bisnis dan pertumbuhan jangka panjang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar