Indonesia dan Malaysia Kuasai 20 Besar Ganda Putra, Herry IP Berkontribusi Signifikan

Dominasi Ganda Putra di Ranking BWF

Pengaruh besar dari Herry Iman Pierngadi terlihat dalam keberhasilan atlet-atlet ganda putra Indonesia dan Malaysia. Kedua negara ini kini menjadi pengisi terbanyak dalam 20 besar peringkat BWF. Meskipun sektor ini masih didominasi pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, yang telah meraih 11 kemenangan sepanjang 2025 dengan total poin 121.255.

Perlu diakui, persaingan di bawahnya cukup merata. Tidak seperti China yang biasanya dominan, kini Indonesia dan Malaysia justru menjadi penyumbang utama di 20 besar ranking BWF. Masing-masing negara memiliki empat pasangan dalam daftar tersebut.

Di antara mereka, tiga pasangan Malaysia bahkan berada di 10 besar. Salah satunya adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang saat ini menduduki posisi kedua dunia meski belum konsisten. Pasangan ini berhasil memenangi Kejuaraan Asia 2025.

Sementara itu, Man Wei Chong/Kai Wun Tee juga menunjukkan performa luar biasa dengan masuk ke peringkat lima dunia setelah memenangkan Indonesia Masters dan Malaysia Masters 2025. Di sisi lain, pasangan terbaik Indonesia untuk sementara adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka langsung menggebrak dengan gelar juara China Open 2025 setelah dipasangkan kembali pada pertengahan tahun.

Ganda putra non-pelatnas, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, juga mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa turnamen terakhir, meski belum meraih gelar. Hal ini menunjukkan bahwa potensi di sektor ganda putra Indonesia semakin berkembang.

Herry IP, pelatih yang pernah menangani atlet-atlet tersebut, mengakui tingkat persaingan yang sangat ketat. Namun, ia menyebut Kim/Seo sebagai pengecualian karena konsistensi mereka. "Jika levelnya hampir sama, siapa pun yang dalam kondisi lebih baik akan menang," katanya.

Harapan untuk Musim 2026

Meski dominasi Kim/Seo masih kuat, Indonesia memiliki harapan untuk melumpuhkan dominasi tersebut pada musim 2026. Pasangan muda Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin menjadi andalan baru. Mereka baru saja menjuarai Australia Open, turnamen super BWF 500 perdana mereka.

Tahun ini, Raymond/Joaquin naik kelas dengan tampil di turnamen super 1000 bertajuk Malaysia Open 2026. Mereka digadang-gadang menjadi penerus Minion, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Peringkat Dunia Ganda Putra BWF Awal Tahun 2026

Berikut adalah peringkat dunia ganda putra BWF pada awal tahun 2026:

  1. Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) - 121.255
  2. Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) - 92.450
  3. Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) - 85.250
  4. Liang Wei Keng/Wang Chang (China) - 79.826
  5. Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia) - 79.233
  6. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) - 74.390
  7. Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) - 73.630
  8. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia) - 70.300
  9. Chen Bo Yang/Liu Yi (China) - 66.942
  10. Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) - 66.201
  11. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) - 64.841
  12. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia) - 61.754
  13. Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin (Taiwan) - 59.889
  14. Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan) - 59.010
  15. Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren (Thailand) - 57.722
  16. Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) - 57.089
  17. Junaidi Arif/Roy King Yap (Malaysia) - 53.710
  18. Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen (Taiwan) - 52.930
  19. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (Indonesia) - 52.850
  20. Christo Popov/Toma Junior Popov (Prancis) - 51.387

Selain itu, beberapa pasangan Indonesia lainnya juga berada di peringkat di bawah 20:

  1. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia) - 52.850
  2. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (Indonesia) - 34.085
  3. Muhammad Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino (Indonesia) - 28.510
  4. Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi (Indonesia) - 25.270
  5. Anselmus Breagit Fredrik Prasetya/Pulung Ramadhan (Indonesia) - 22.050
  6. Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat (Indonesia) - 21.000

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan