Innalillahi, kuwu terpilih di Desa Sukasari Indramayu meninggal, camat langsung instruksi begini

Innalillahi, kuwu terpilih di Desa Sukasari Indramayu meninggal, camat langsung instruksi begini

Laporan Wartawan nurulamin.pro, Ahmad Imam Baehaqi

nurulamin.pro, INDRAMAYU - Kuwu atau kepala desa terpilih di Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Tarsitem, meninggal dunia pada Jumat (2/1/2026) kemarin.

Camat Arahan, Rohaenah, mengatakan, Tarsitem merupakan kuwu terpilih hasil Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025 di Kabupaten Indramayu yang berlangsung pada 10 Desember 2025.

Nantinya, menurut dia, posisi kuwu bakal dijabat oleh Penjabat (PJ) Kepala Desa hingga pilwu berikutnya, karena Tarsitem yang menjadi kuwu terpilih meninggal dunia sebelum dilantik.

"Jabatan Kepala Desa Sukasari akan diisi Penjabat hingga pilwu terdekat (selanjutnya)," kata Rohaenah saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (3/1/2026).

Ia mengatakan, penjabat kepala desa itu merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang ditunjuk pemerintah daerah untuk mengisi kekosongan jabatan hingga gelaran pesta demokrasi tingkat desa selanjutnya.

Hal tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan desa, memastikan adanya kepastian hukum dalam proses transisi kepemimpinan di tingkat desa.

"Dalam aturannya disebutkan, kepala desa terpilih yang meninggal dunia, berhalangan tetap, atau mengundurkan diri dengan alasan yang dapat dibenarkan sebelum pelantikan dinyatakan gugur, dan kepala daerah mengangkat PNS dari sebagai Penjabat Kepala Desa," ujar Rohaenah.

Rohaenah menyampaikan, kabar mengenai Tarsitem diterima pada Jumat pagi kira-kira pukul 09.00 WIB atau tidak lama setelah dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kuwu terpilih hasil Pilwu Serentak 2025 yang berlangsung pada awal Desember 2025 tersebut diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

"Informasinya serangan jantung, karena ada keluhan, sehingga langsung dibawa ke RSUD Indramayu, dan dinyatakan meninggal dunia ketika tiba di rumah sakit," kata Rohaenah.

Namun, pihaknya mengakui, hingga kini belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari jajaran RSUD Indramayu mengenai penyebab Tarsitem meninggal dunia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan