
Status Pernikahan Siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi Kembali Jadi Sorotan
Pernikahan siri antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi kembali menjadi perbincangan setelah muncul pengakuan bahwa Insanul menangis dan menolak menceraikan Inara. Meski Inara telah menyatakan mundur dari hubungan tersebut, hingga kini belum ada ucapan talak dari pihak Insanul. Hal ini membuat status pernikahan siri tersebut masih dianggap berlangsung secara agama.
Kuasa Hukum Mengungkap Perilaku Insanul
Menurut kuasa hukum Inara, Marissya Icha, Insanul sampai menangis dan membawa keluarganya untuk meminta maaf kepada kliennya. Namun, ia tetap tidak mengucapkan talak. Menurut Marissya, dalam pernikahan siri, perceraian hanya sah jika pihak laki-laki mengucapkan talak secara jelas. Hal ini membuat status hubungan siri tersebut belum benar-benar berakhir.
Inara semakin tertekan karena ia sebenarnya telah meminta berulang kali agar Insanul segera menceraikannya. Namun sampai saat ini, permintaan tersebut belum dikabulkan.
Awal Mula Kasus Ini
Kasus ini bermula dari unggahan Wardatina Mawa, istri sah Insanul, yang mengungkap dugaan perselingkuhan suaminya dengan seorang artis berinisial IR. Ia mengunggah tulisan panjang yang mengisyaratkan keretakan rumah tangganya yang telah berjalan tujuh tahun. Dalam unggahan tersebut, Mawa menyebut memiliki bukti perselingkuhan berupa rekaman CCTV yang memperlihatkan hubungan terlarang antara suaminya dan IR, yang kemudian dikaitkan dengan Inara.
Pengakuan Insanul yang menyebut dirinya telah menikah siri dengan Inara pada Agustus 2025 semakin memperkuat polemik. Namun bagi Mawa, pernikahan itu tidak sah di mata hukum negara sehingga ia melaporkan keduanya ke polisi atas dugaan perzinaan.
Inara Mengaku Dijebak dan Memilih Mundur
Setelah kabar itu mencuat, Inara akhirnya tampil di publik. Ia mengaku dijebak dan tidak mengetahui status asli Insanul yang ternyata masih menikah secara sah. Inara menegaskan telah meninggalkan hubungan tersebut dan ingin mengakhiri seluruh masalah secepat mungkin. Namun karena tidak ada talak dari Insanul, status siri itu secara agama belum berakhir.
Kondisi ini semakin memperumit keadaan, sebab Inara juga tengah menghadapi tekanan sosial dan pemberitaan yang masif. Ia menegaskan bahwa keputusannya mundur bukan karena merasa bersalah, tetapi karena ingin menghindari masalah rumah tangga orang lain.
Sisi Hukum: Ancaman Pasal Perzinaan dan Penipuan Status
Selain laporan mengenai dugaan perzinaan dari pihak Mawa, Inara juga melakukan langkah hukum dengan melaporkan Insanul atas dugaan penipuan status pernikahan. Menurut tim hukum Inara, Insanul telah menyatakan dirinya lajang sebelum menikahi Inara secara siri, padahal ia masih berstatus suami sah.
Pengacara lain yang menyoroti kasus ini adalah Hotman Paris Hutapea, yang menjelaskan bahwa pernikahan siri tidak memiliki kekuatan hukum negara sehingga tidak dapat melindungi salah satu pihak jika terjadi pelanggaran. Seorang istri sah tetap memiliki hak hukum untuk melaporkan dugaan perzinaan jika ada bukti hubungan intim, terlepas dari pengakuan pernikahan siri tersebut.
Hotman juga menyoroti kemungkinan tindak pidana lain seperti pemalsuan dokumen jika ditemukan rekayasa surat pernikahan atau keterangan izin istri pertama.
Pengakuan Wardatina Mawa
Melalui media sosialnya, Mawa membeberkan bagaimana ia mulai merasakan perubahan sikap suaminya. Dalam tulisannya, ia menggambarkan perjuangannya mempertahankan rumah tangga selama tujuh tahun, namun akhirnya merasa dikhianati setelah melihat bukti perselingkuhan. Ia bahkan mengungkap ciri-ciri perempuan yang diduga menjadi selingkuhan suaminya, yang kemudian diasosiasikan dengan Inara. Dalam kolom komentar, Mawa menyebut inisial IR sebagai sosok yang terlibat.
Laporan Pasangan dan Bukti CCTV yang Beredar
Kasus ini semakin memanas setelah rekaman CCTV yang diduga menunjukkan hubungan intim antara Inara dan Insanul tersebar di media sosial. Inara kemudian melaporkan dugaan ilegal akses ke Bareskrim karena rekaman tersebut berasal dari dalam rumahnya dan diduga diperoleh tanpa izin.
Kuasa hukum Inara menegaskan bahwa penyebaran rekaman pribadi tersebut merupakan pelanggaran serius karena melibatkan privasi dan keamanan kliennya.
Situasi Terbaru: Laporan Polisi Berlapis dan Status Tidak Jelas
Hingga saat ini, beberapa laporan polisi masih berjalan. Di satu sisi, Mawa melaporkan dugaan perzinaan. Di sisi lain, Inara melaporkan dugaan penipuan status serta pencurian data CCTV. Marissya Icha menegaskan bahwa Inara sudah berkali-kali meminta perceraian secara agama, tetapi Insanul belum juga menjatuhkan talak.
Meski banyak tekanan, Inara mulai fokus memperbaiki hidup dan menjaga kesehatan mentalnya. Ia juga mempertimbangkan langkah hukum lanjutan jika situasi tidak kunjung jelas.
Konflik Diprediksi Masih Panjang dan Bisa Merambah ke Kasus Lain
Pengamat hukum menilai bahwa panjangnya rantai laporan serta tumpang tindih masalah dapat membuat kasus ini terus bergulir hingga ke berbagai lembaga penegak hukum. Selain persoalan rumah tangga, kasus ini membuka diskusi lebih luas mengenai legalitas pernikahan siri, perlindungan istri sah, penipuan status, hingga privasi digital.
Banyak pihak meyakini konflik ini belum mendekati akhir karena masing-masing memiliki bukti, laporan, dan klaim yang saling berlawanan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar