Instruksi Bupati Eman, Sampah Liar di Ligung Dibersihkan Near Cipali Toll

Instruksi Bupati Eman, Sampah Liar di Ligung Dibersihkan Near Cipali Toll

Pemkab Majalengka Tangani Tumpukan Sampah di Sekitar Tol Cipali

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka segera menindaklanjuti laporan warga terkait tumpukan sampah liar yang muncul di Desa Tegalaren, Kecamatan Ligung, tepatnya di kawasan dekat Tol Cipali. Kejadian ini sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian serius pihak terkait.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan dan lingkungan, harus segera ditangani tanpa menunggu lama. Ia langsung memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat, serta pihak lainnya untuk segera turun ke lapangan.

“Sampah tidak boleh dibiarkan karena mencemari lingkungan dan merusak wajah daerah,” ujar Bupati Eman saat menyampaikan pernyataannya.

Ia juga menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, Pemkab Majalengka telah menggalakkan program inovasi Geber Jumat (Gerakan Jumat Bebersih dan Berkah). Program ini melibatkan Bupati, para pejabat, hingga seluruh kecamatan dalam membersihkan lingkungan secara rutin.

“Saya mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan, apalagi di kawasan strategis seperti sekitar tol. Jika ada pelanggaran, segera laporkan,” tambah Eman.

Penanganan Cepat oleh DLH dan Pemerintah Kecamatan

Menindaklanjuti arahan Bupati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Majalengka, Wawan Sarwanto, langsung memerintahkan pengangkutan sampah di lokasi yang dikeluhkan warga. DLH juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat.

“Kami langsung melaksanakan arahan Pak Bupati untuk pembersihan sampah. Langsung gercep Rabu 31 Desember 2025 ditangani, setelah Selasa 30 Desember viral. Sekaligus diurug sirtu agar jalan nyaman,” ucap Wawan Sarwanto.

Camat Ligung Abdul Goni memastikan bahwa tumpukan sampah di Desa Tegalaren telah dibersihkan melalui kerja sama lintas unsur. Ia menjelaskan bahwa tumpukan sampah tersebut merupakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Tegalaren yang belum tertata dengan baik dan membutuhkan dukungan anggaran untuk penataan ulang.

Selain itu, sebagian sampah diketahui berasal dari luar wilayah desa. Untuk itu, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi antar desa dan dengan DLH, termasuk dengan wilayah tetangga, agar pembuangan sampah lebih tertib dan tidak kembali menumpuk.

Peran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan

Bupati Eman menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan strategis seperti sekitar tol.

Program Geber Jumat yang digelar secara rutin merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Melalui program ini, seluruh elemen masyarakat, termasuk para pejabat dan pihak desa, bekerja sama dalam membersihkan area publik.

Eman juga menekankan bahwa setiap laporan warga harus segera ditangani, karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap masyarakat dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman.

Langkah Berkelanjutan untuk Pengelolaan Sampah

Selain pembersihan darurat, Pemkab Majalengka juga sedang mempertimbangkan langkah-langkah berkelanjutan dalam pengelolaan sampah. Salah satunya adalah penataan ulang TPS Desa Tegalaren yang saat ini masih kurang optimal.

Dalam hal ini, DLH dan pemerintah desa akan terus berkoordinasi dengan wilayah tetangga untuk memastikan pembuangan sampah dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan masalah baru.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan