Inter Milan: Alasan Chivu Percaya Masih Bisa ke Babak 8 Besar Liga Champions

Inter Milan: Alasan Chivu Percaya Masih Bisa ke Babak 8 Besar Liga Champions

Inter Milan Masih Berpeluang Finis di Delapan Besar Liga Champions

Cristian Chivu, pelatih Inter Milan, menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk finis di delapan besar Liga Champions meskipun kalah dari Liverpool. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers pascapertandingan yang berlangsung setelah pertemuan antara Inter Milan dan Liverpool.

Meski mengalami kekalahan 1-0 di kandang sendiri, Inter Milan tampaknya hampir memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions. Namun, kekalahan beruntun dari Atletico Madrid dan Liverpool telah mengganggu rencana awal mereka.

Peran Wasit dan Penalti Kontroversial

Pertandingan melawan Liverpool berjalan dengan beberapa momen kontroversial, termasuk penalti yang diberikan kepada Liverpool oleh wasit asal Jerman, Felix Zwayer, pada menit ke-88. Keputusan ini didukung oleh intervensi VAR yang menimbulkan banyak pro dan kontra.

Chivu menyatakan bahwa keputusan tersebut bisa saja membuat Inter Milan finis di luar delapan besar Liga Champions. Namun, ia tetap optimistis tentang peluang timnya.

Kita harus berbuat lebih baik, tapi kita masih berada di posisi atas, ujar Chivu via FCInterNews. Jika kita hanya terpaut beberapa poin dari posisi pertama, itu berarti yang lain juga mengalami penurunan performa.

Ia menambahkan bahwa Inter Milan memiliki 12 poin, yang tidak cukup, tetapi masih ada jalan panjang hingga Januari. Sampai saat itu, kita juga masih punya Supercoppa dan liga. Kami melakukan yang terbaik, dan ketika kalah, itu tidak pernah mudah.

Evaluasi Performa Tim

Chivu juga memberikan evaluasi terkait performa Inter Milan dalam pertandingan melawan Liverpool. Ia menyebut bahwa tim kesulitan di awal pertandingan menghadapi sirkulasi bola lawan dan bahkan harus mengganti dua pemain.

Namun, Inter Milan akhirnya menemukan kunci permainan dan menciptakan peluang di menit-menit terakhir. Kami menemukan energi positif yang kami butuhkan di awal pertandingan, katanya.

Di babak kedua, Chivu ingin melanjutkan permainan dengan cara yang sama. Sayangnya, tim kekurangan energi dan hanya memiliki satu kesempatan pergantian pemain tersisa. Akibatnya, mereka memasukkan pemain baru di akhir pertandingan, yang akhirnya berujung pada kekalahan.

Komentar tentang Penalti

Mengenai keputusan penalti yang meragukan terhadap wasit Zwayer, Chivu berkata: Jika kita berbicara tentang sportivitas, situasi seperti ini terjadi di setiap tendangan sudut dan tendangan bebas. Bagi saya, itu terlalu mudah; Anda harus menyampaikan sesuatu yang berbeda.

Cedera Pemain

Inter Milan juga mengalami masalah cedera selama pertandingan. Hakan Calhanoglu dan Francesco Acerbi cedera di babak pertama, sehingga bergabung dengan Denzel Dumfries yang sudah lama absen.

Chivu memberikan kabar terbaru mengenai kondisi para pemain. Pergelangan kaki Dumfries masih sakit. Saya tidak tahu kapan dia akan kembali. Saya kira tidak akan selama ini, tetapi dia mencoba menopang berat badannya dan masih merasakan sakit.

Ia juga menjelaskan bahwa Calhanoglu merasakan nyeri di otot adduktornya, sedangkan Acerbi merasa tidak nyaman dengan otot fleksornya. Hal-hal ini terjadi ketika Anda tidak punya waktu untuk beristirahat.

Chivu menegaskan bahwa tim harus menerima situasi ini dan mencari solusi dengan pemain yang tersedia. Kita harus menggunakan ke-22 pemain.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan