
KABAR MAJALENGKA - Kabar gembira bagi masyarakat yang mendambakan akses internet cepat dengan harga terjangkau. Mulai Januari 2026, layanan Internet Rakyat resmi diaktivasi sebagai solusi konektivitas murah berbasis Fixed Wireless Access (FWA) 5G, dengan tarif hanya Rp100 ribu per bulan dan kecepatan hingga 100 Mbps.
Kehadiran Internet Rakyat menandai babak baru pemerataan akses digital nasional. Tanpa perlu menunggu pembangunan jaringan fiber optik hingga ke rumah, masyarakat kini dapat menikmati internet berkecepatan tinggi melalui teknologi nirkabel generasi terbaru.
Internet Murah, Kecepatan Tinggi
Layanan ini diinisiasi oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)/Surge bekerja sama dengan perusahaan teknologi Jepang OREX SAI. Internet Rakyat digadang-gadang menjadi terobosan strategis untuk menjangkau wilayah padat penduduk hingga daerah yang selama ini sulit dijangkau infrastruktur kabel.
Berdasarkan informasi resmi dari laman Internet Rakyat, saat ini hanya tersedia satu paket layanan dengan rincian sebagai berikut:
* Harga: Rp100.000 per 30 hari
* Kecepatan: Hingga 100 Mbps
* Kuota: Unlimited
* Perangkat: Modem disediakan gratis (sewa)
* Bonus: Gratis langganan bulan pertama
Pada tahap awal, registrasi dibuka terbatas bagi masyarakat yang berdomisili di Pulau Jawa, Maluku, dan Papua.
Cara Daftar Internet Rakyat
Masyarakat yang ingin mendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Akses situs resmi: internetrakyat.id/register
2. Isi data diri lengkap, mulai dari nama, email, nomor ponsel, hingga alamat domisili
3. Tentukan titik lokasi pemasangan melalui peta digital
4. Masukkan alamat lengkap sesuai tempat tinggal
Proses pendaftaran dilakukan secara daring dan akan diverifikasi sesuai ketersediaan jaringan di wilayah masing-masing.
Teknologi 5G FWA Berbasis Open RAN
Internet Rakyat menggunakan teknologi 5G FWA pada frekuensi 1,4 GHz berbasis Open RAN, yang diklaim sebagai implementasi pertama di dunia untuk kategori ini.
Presiden Direktur Surge, Yune Marketatmo, menegaskan kolaborasi dengan OREX SAI merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem internet nasional yang inklusif.
"Kolaborasi ini memungkinkan kami menghadirkan teknologi 5G FWA yang inovatif untuk menjembatani kesenjangan digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," ujar Yune dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, pada kuartal pertama 2026, Surge menargetkan pengoperasian sekitar 4.800 base station yang akan dikelola oleh OREX SAI.
Didukung Pemerintah
Pemerintah menyambut positif kehadiran Internet Rakyat. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menilai layanan ini dapat mempercepat pemerataan akses internet nasional tanpa ketergantungan pada pembangunan serat optik yang mahal dan memakan waktu.
"Ini bukan hanya soal konektivitas, tetapi tentang menghadirkan akses internet cepat dan terjangkau bagi masyarakat luas," kata Nezar saat penandatanganan kontrak komersial antara SURGE, OREX SAI Jepang, dan distributor lokal di Jakarta.
Pihaknya berharap dengan hadirnya Internet Rakyat, pemerintah berharap konektivitas digital tak lagi menjadi hambatan, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi digital hingga ke pelosok daerah.***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar