
JAKARTA, berita
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025. Perseroan akan menyalurkan dividen interim sebesar Rp 47,57 miliar kepada pemegang saham.
Dividen interim tersebut setara dengan Rp 26,1629 per saham. Pembagian dividen ini didasarkan pada keputusan direksi dan telah mendapatkan persetujuan dewan komisaris pada 4 Desember 2025. Informasi tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/12/2025) lalu.
Kinerja Keuangan Jadi Dasar Pembagian Dividen
Sekretaris Perusahaan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, Roro Endah Dwi Liesly Puspita Sari menyampaikan bahwa keputusan pembagian dividen interim mempertimbangkan kinerja keuangan hingga 30 September 2025. Perseroan mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 190,29 miliar.
Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp 398,86 miliar. Sementara total ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1,34 triliun. Hal ini menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan pembagian dividen.
Jadwal Pembagian Dividen Interim IPCC 2025
Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen interim IPCC tahun buku 2025:
- Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 16 Desember 2025
- Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 17 Desember 2025
- Cum dividen pasar tunai: 18 Desember 2025
- Ex dividen pasar tunai: 19 Desember 2025
- Daftar pemegang saham (DPS) berhak dividen: 18 Desember 2025 pukul 16.00
- Pembayaran dividen: 7 Januari 2026
Pembagian dividen ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap para pemegang saham atas kontribusi mereka dalam mendukung pertumbuhan perusahaan. Selain itu, pembagian dividen juga menjadi indikator kesehatan keuangan perusahaan yang stabil dan berkelanjutan.
Strategi Keuangan yang Kuat
Pembagian dividen interim ini menunjukkan bahwa IPCC memiliki strategi keuangan yang kuat dan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kesejahteraan pemegang saham. Laba bersih yang tercatat menunjukkan peningkatan kinerja operasional dan efisiensi pengelolaan sumber daya.
Selain itu, adanya saldo laba ditahan yang cukup besar menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk menabung dan menyiapkan dana untuk investasi masa depan. Hal ini juga memberikan kepastian bagi pemegang saham bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pembagian dividen, tetapi juga pada pertumbuhan jangka panjang.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun kinerja keuangan positif, IPCC harus tetap waspada terhadap tantangan-tantangan yang mungkin muncul di masa depan. Perubahan kondisi pasar, inflasi, serta risiko ekonomi makro bisa memengaruhi kinerja perusahaan. Oleh karena itu, IPCC perlu terus meningkatkan inovasi, efisiensi, dan manajemen risiko agar tetap kompetitif.
Di sisi lain, peluang pertumbuhan juga sangat besar. Dengan fondasi keuangan yang kuat, IPCC dapat memperluas bisnisnya, memperkuat posisi pasar, dan meningkatkan nilai saham. Pembagian dividen ini juga menjadi momentum untuk membangun kepercayaan investor dan memperkuat hubungan dengan pemegang saham.
Dengan demikian, pembagian dividen interim IPCC tahun buku 2025 tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi indikasi bahwa perusahaan siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar