Ismed Sofyan murka Persija kalah dari Persib: Enggak ada greget, sekarang enggak ada nyalinya

Ismed Sofyan murka Persija kalah dari Persib: Enggak ada greget, sekarang enggak ada nyalinya

nurulamin.pro - Kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung dengan skor tipis 0-1 dalam laga derby el clasico menuai kritik keras dari legenda Macan Kemayoran, Ismed Sofyan. 

Eks kapten Persija itu menilai performa tim jauh dari harapan. 

Ia menyoroti sisi mental dan semangat bertanding para pemain. 

Bahkan, Ismed secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap permainan Persija yang dinilainya tampil tanpa greget dan tanpa nyali. 

Padahal, tampil habis-habisan untuk menang menjadi harga mati dalam laga tersebut.

"Enggak ada ngototnya, enggak ada gregetnya, keinginan menangnya enggak ada. Sekarang Persija enggak ada nyalinya," katanya seperti dikutip dari akun Instagram Jakonline. 

Ismed melanjutkan persoalan Persija bukan hanya soal taktik di lapangan, tetapi mental yang dinilainya lemah. 

Ia bahkan melontarkan kritik lebih tajam. 

Ismed menyebut jika kehadiran para pemain hanya untuk menggugurkan kewajiban bertanding, maka lebih baik Persija menurunkan pemain muda dari akademi. 

"Kalau datang ke sana hanya untuk menggugurkan kewajiban, mendingan bawa anak akademi aja," tutupnya. 

Persib menang

Dikutip dari Kompas.com, Persib Bandung berhasil menuntaskan ambisinya menjadi penguasa paruh pertama Super League 2025/2026 setelah menumbangkan rival abadi, Persija Jakarta. 

Kemenangan tipis 1-0 pada laga pekan ke-17 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026), memastikan Maung Bandung menutup putaran pertama sebagai pemuncak klasemen.

Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit kelima menjadi pembeda dalam laga sarat tensi tersebut.

Hasil ini tidak hanya bernilai tiga poin, tetapi juga memiliki makna simbolis karena diraih atas Persija, lawan klasik Persib dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Kemenangan atas Persija membuat Persib Bandung mengoleksi 38 poin dari 17 pertandingan.

Tambahan tiga poin ini mengantarkan Persib ke puncak klasemen, menggusur Borneo FC yang pada pekan ke-17 justru menelan kekalahan dari Persita.

Persib unggul satu poin atas Borneo FC yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Persija Jakarta harus tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 35 poin.

Dengan komposisi klasemen tersebut, Persib resmi menyandang status juara paruh musim Super League 2025/2026.

Kompetisi Super League 2025/2026 akan kembali bergulir pada pekan ke-18 yang dijadwalkan berlangsung mulai 23 Januari 2026.

Pada laga tersebut, Persib Bandung dijadwalkan menghadapi PSBS Biak.

Status sebagai juara paruh musim menjadi modal penting bagi Persib untuk menatap putaran kedua.

Berita terkait

Baca berita nurulamin.prolainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan