Puasa Ayyamul Bidh: Jenis Puasa Sunnah yang Dianjurkan
Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu bentuk puasa sunnah yang dilakukan selama tiga hari dalam sebulan. Tiga hari tersebut adalah tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Hijriyah. Puasa ini memiliki makna penting dalam tradisi keagamaan umat Islam, khususnya dalam konteks menjalankan ibadah dengan niat yang tulus karena Allah SWT.
Berdasarkan pengumuman dari Kementerian Agama (Kemenag), penetapan 1 Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025. Oleh karena itu, jadwal puasa Ayyamul Bidh untuk bulan Rajab akan berlangsung pada awal tahun 2026. Berikut rincian jadwalnya:
- 13 Rajab 1447 H: Sabtu, 3 Januari 2026
- 14 Rajab 1447 H: Minggu, 4 Januari 2026
- 15 Rajab 1447 H: Senin, 5 Januari 2026
Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niat merupakan langkah awal dalam menjalankan ibadah puasa. Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan secara internal, yaitu dalam hati, dengan tujuan menjalankan ibadah karena Allah SWT. Jika ingin melafalkannya, berikut bacaan niatnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Teks Latin: Nawaitu shauma ayyamil bidhi sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat berpuasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta'ala."
Niat puasa sunnah seperti Ayyamul Bidh bisa dilakukan di pagi hari setelah terbit fajar, sebelum melakukan aktivitas apapun seperti makan atau minum, serta sebelum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Rajab

Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keistimewaan dan manfaat spiritual bagi pelakunya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
-
Pahala Seperti Puasa Setahun
Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa berpuasa tiga hari setiap bulan memiliki pahala yang sama dengan berpuasa sepanjang tahun. Hal ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. -
Bulan Mulia
Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan yang dimuliakan). Maka dari itu, melakukan amal shalih di bulan ini sangat dianjurkan dan memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya. -
Mencontoh Rasulullah Saw
Puasa Ayyamul Bidh adalah wasiat yang diberikan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Ia menekankan bahwa puasa ini tidak boleh ditinggalkan selama hidup seseorang.
Dengan memahami makna dan keutamaan puasa Ayyamul Bidh, umat Islam dapat lebih semangat dalam menjalankannya sebagai bagian dari ibadah yang bernilai tinggi. Selain itu, puasa ini juga menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjalankan sunnah-sunnah Nabi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar