
Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta dengan Tema "Jakarta Global City, From Jakarta With Love"
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir dalam perayaan malam pergantian tahun baru 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Acara ini mengusung tema “Jakarta Global City, From Jakarta With Love” sebagai simbol cinta, kepedulian, dan solidaritas kota Jakarta, tidak hanya untuk warganya tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Pramono menyampaikan pesan empati dan kebersamaan kepada seluruh masyarakat. Ia menekankan bahwa Jakarta ingin menyampaikan pesan cinta, rasa sayang, kepedulian, dan kebersamaan, bukan hanya untuk warganya, tetapi juga bagi sesama anak bangsa. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa Jakarta berdiri bersama masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan wilayah lain yang tengah menghadapi musibah.
Sebagai bentuk empati, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk tidak mengadakan pesta kembang api dan petasan. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kepekaan dan penghormatan agar pergantian tahun dimaknai dengan kesederhanaan, kepedulian, dan kebersamaan. Sebagai gantinya, perayaan malam tahun baru diisi dengan doa bersama lintas agama. Doa tersebut dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, dan kekuatan bagi Jakarta serta seluruh wilayah Indonesia yang terdampak bencana.
Donasi untuk Korban Bencana
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta membuka donasi bagi para korban musibah di sejumlah daerah. Hingga sebelum ia menyampaikan pidato, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp2,9 miliar. Donasi ini masih akan ditambah dari 10 persen hasil penjualan tiket pengunjung Ancol pada malam ini. Ia berharap seluruh bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan daerah lainnya.
Menjelang Jakarta memasuki usia lima abad dalam 538 hari ke depan, Pramono mengingatkan bahwa kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kepedulian warganya. Ia menegaskan bahwa Jakarta dirawat bersama melalui semangat “Jaga Jakarta”. Kami mengajak seluruh warga untuk terus berkolaborasi, bergotong-royong, dan terlibat aktif membangun kota ini.
Harapan untuk Tahun Baru 2026
Mengakhiri sambutannya, Pramono menyampaikan ucapan selamat tahun baru 2026 kepada seluruh warga Jakarta dan masyarakat Indonesia. Ia berharap di tahun yang baru, kita semua dapat bangkit dan bergerak bersama menuju Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar