Jalur Bromo Melalui Malang Rawan Kecelakaan, Polres Malang Pasang Ratusan Banner Imbauan

Jalur Bromo Melalui Malang Rawan Kecelakaan, Polres Malang Pasang Ratusan Banner Imbauan

Peringatan Khusus untuk Pengguna Jalan di Jalur Wisata Bromo Tengger Semeru

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pihak kepolisian setempat mengimbau kepada pengendara yang melintas jalur wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) via Kabupaten Malang agar lebih berhati-hati. Peringatan ini dikeluarkan karena beberapa titik jalur menuju Bromo dinilai rentan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Salah satu area yang menjadi perhatian khusus adalah Rest Area Gubuklakah serta kawasan Coban Trisula di Kecamatan Poncokusump, Kabupaten Malang. Jalur tersebut memiliki tanjakan dan turunan ekstrem yang bisa membahayakan pengemudi jika tidak waspada.

"Jalur menuju Bromo memiliki tanjakan dan turunan ekstrem. Kami mengimbau wisatawan yang melintas jalur via Malang agar lebih berhati-hati," ujar Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Chelvin Alif, pada Jumat (12/12/2025).

Chelvin juga menyoroti pengendara motor matic yang perlu lebih waspada terutama ketika memasuki jalan dengan turunan tajam. Untuk mencegah kecelakaan, Satlantas Polres Malang melakukan sejumlah upaya preventif.

Pemasangan Banner Imbauan Keselamatan

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan puluhan banner imbauan keselamatan di jalur wisata BTS. Banner tersebut dipasang di dua jalur utama, yaitu Rest Area Gubuklakah, Poncokusumo, serta pintu masuk kawasan Coban Trisula, yang menjadi akses menuju Bromo.

"Kegiatan pemasangan melibatkan Unit Kamsel Satlantas Polres Malang bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, dan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," kata Chelvin.

Banner yang dipasang berisi ajakan untuk mengecek kondisi rem, mematuhi batas kecepatan, waspada terhadap cuaca berkabut, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum memasuki kawasan Bromo. Edukasi visual ini dianggap efektif mengingat banyak pengendara dan wisatawan melintas tanpa pendampingan petugas di beberapa titik.

Tingkat Kunjungan yang Meningkat

Chelvin menyebut bahwa intensitas kunjungan ke Bromo biasanya meningkat tajam pada akhir tahun. Oleh karena itu, edukasi melalui banner diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengendara akan pentingnya keselamatan berkendara.

Melalui banner imbauan keselamatan yang dipasang. Kami berharap wisatawan lebih waspada dan angka kecelakaan jelang Nataru dapat ditekan, tambahnya.

Catatan Penting: Kecelakaan di Jalur Wisata Bromo

Sebagai catatan, kecelakaan lalu lintas berupa kendaraan di jalur wisata Bromo via Malang masuk jurang memang kerap terjadi. Dari catatan berita, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Jip terjadi di jalur menuju arah wisata Bromo di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang pada Minggu (5/10/2025).

Kecelakaan tunggal terjadi pada mobil jenis Toyota Land Cruiser yang dikenal sebagai mobil Jeep Hardtop yang dikendarai satu keluarga. Sebelumnya, mobil Toyota Land Cruiser nopol B 80 VX terperosok ke dalam jurang dari arah Bromo, Selasa (29/7/2025). Kecelakaan tunggal ini terjadi di Jalan Raya Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kapolsek Poncokusumo, AKP Teguh Iman Sugiharto, mengatakan mobil tersebut dikendarai BGN (43) warga Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah dengan penumpang BMF (36) asal Kota Tangerang Selatan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan