
Longsor di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik
Longsoran besar terjadi di area Stadion Gelora Joko Samudro, yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Peristiwa ini menyebabkan jalur jogging atau jalan kaki yang biasa digunakan oleh masyarakat ambles sejauh sekitar 70 meter. Kejadian ini menimbulkan kerusakan pada beberapa bagian fasilitas stadion, seperti pagar pembatas, tempat duduk, dan lampu penerangan jalan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut sempat terekam dalam video dan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat bahwa jalur jogging mengalami kemiringan yang signifikan dan beberapa bagian paving terlihat berongga. Hal ini membuat jalur tersebut tidak bisa digunakan untuk aktivitas olahraga atau kegiatan harian.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang diperoleh, kejadian tanah longsor terjadi di sisi selatan area jogging track Stadion Gelora Joko Samudro. Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, menjelaskan bahwa kejadian ini diketahui setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Gresik pada hari Jumat. Petugas keamanan stadion baru menemukan adanya longsoran saat melakukan patroli pada pagi hari Sabtu, 3 Januari 2026.
"Kejadian tanah longsor disebabkan oleh curah hujan yang tinggi," ujar Sukardi. "Kondisi tanah yang labil akhirnya memicu longsoran yang cukup besar."
Kerugian Material
Dalam kejadian ini, jalur jogging yang biasa digunakan oleh masyarakat ambles. Pagar pembatas yang berada di sepanjang jalur juga ikut ambruk. Selain itu, tempat duduk yang berada di pinggir jalur serta lampu penerangan jalan juga mengalami kerusakan.
"Luas area yang terdampak mencapai sekitar 70 meter, dengan ketinggian longsoran sekitar 4 meter dan lebar sekitar 15 meter," tambah Sukardi.
Langkah BPBD
Tim BPBD Gresik telah segera melakukan tindakan darurat dengan memasang garis pembatas di lokasi longsoran. Garis ini bertujuan untuk mencegah warga mendekati area yang masih labil. Namun, kondisi tanah di sekitar longsoran masih sangat rentan dan mulai mendekati area stadion.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area yang telah dipasangi garis pembatas. Mereka juga akan terus memantau kondisi tanah dan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar.
Tindakan Lanjutan
Selain pemasangan garis pembatas, BPBD Gresik juga sedang melakukan survei lebih mendalam terkait penyebab utama longsoran. Mereka juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah-langkah pencegahan dan pemulihan yang tepat.
Masyarakat di sekitar area stadion diminta tetap waspada dan menghindari daerah yang rawan longsor. Diharapkan dengan tindakan cepat dan koordinasi yang baik, kondisi di sekitar Stadion Gelora Joko Samudro dapat segera pulih dan aman untuk digunakan kembali.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar