Jangan Abai, Ini Cara Merawat Ban Serep Mobil dengan Benar


nurulamin.pro
Ban serep adalah komponen penting yang selalu tersedia di setiap mobil. Fungsinya sangat vital dalam situasi darurat, seperti saat ban mengalami pecah atau kebocoran. Meski sering diabaikan, perawatan rutin terhadap ban serep dapat memastikan kesiapan dan keandalannya ketika dibutuhkan.


Jenis-jenis ban serep pada mobil cukup beragam. Ada yang berupa full size, space saver, hingga hanya menyediakan repair kit. Masing-masing tipe memiliki kelebihan dan kekurangan, serta cara perawatan yang berbeda. Ban serep full size dan space saver, misalnya, memerlukan perawatan yang tidak kalah penting dari ban utama.


Sayangnya, banyak pemilik mobil kurang memperhatikan kondisi ban serep. Padahal, jika dibiarkan tidak terawat, ban serep bisa menjadi tidak efektif saat dibutuhkan. Salah satu cara merawat ban serep adalah dengan membersihkannya secara berkala dan memeriksa tekanan angin.

Menurut Fanny Fatah, Research and Development Manager PT Gajah Tunggal Tbk, ban serep yang berada di bawah mobil sering kali tidak memiliki pelindung. Akibatnya, debu, ciprakan air, atau kotoran dari jalan mudah menempel di permukaannya.

"Kotoran yang menempel bisa memengaruhi kualitas karet ban serep. Hal ini membuat ban lebih cepat keras," ujarnya.

Kompon ban yang keras bisa dikenali melalui munculnya retakan halus di permukaan atau bagian dinding ban. Jika sudah rusak, elastisitas ban akan berkurang, sehingga tidak lagi mampu memberikan dukungan optimal saat digunakan.

Selain itu, tekanan angin pada ban serep juga harus dipantau secara berkala. Tekanan yang terlalu rendah atau tinggi bisa memengaruhi performa ban.

"Sebaiknya periksa ban serep minimal sebulan sekali. Bersihkan dan pastikan tekanan anginnya sesuai dengan rekomendasi pabrikan," tambah Fanny.

Perawatan rutin terhadap ban serep sangat penting. Dengan menjaga kondisi ban serep, pemilik mobil bisa lebih siap menghadapi situasi darurat saat berkendara. Terlebih, ban serep yang baik dan terawat akan membantu menghindari risiko kecelakaan akibat ban yang tidak siap digunakan.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk merawat ban serep:

  • Membersihkan ban serep secara berkala
    Pastikan permukaan ban serep bebas dari kotoran, debu, atau sisa-sisa minyak. Gunakan air dan sabun ringan untuk membersihkannya.

  • Memeriksa tekanan angin
    Gunakan alat pengukur tekanan angin untuk memastikan tekanan sesuai dengan standar. Jika terlalu rendah, tambahkan angin hingga mencapai tekanan yang direkomendasikan.

  • Mengecek kondisi ban secara visual
    Periksa apakah ada retakan, keretakan, atau kerusakan lain pada permukaan atau dinding ban. Jika ditemukan kerusakan, segera ganti ban serep.

  • Menyimpan ban serep dengan benar
    Pastikan ban serep disimpan di tempat yang kering dan tidak terkena paparan sinar matahari langsung. Hindari menyimpannya di area yang lembap atau berdebu.

Dengan melakukan perawatan yang tepat, ban serep akan tetap dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja. Ini merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan berkendara dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan