
Kondisi Pasokan BBM di Wilayah Terdampak Bencana
Sebanyak 90% dari stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) di wilayah terdampak bencana kini telah kembali beroperasi. Meski demikian, beberapa titik khususnya di Aceh dan Sibolga masih menghadapi tantangan dalam distribusi BBM karena akses jalan yang terputus.
Untuk mempercepat pembukaan jalur yang terganggu, Pertamina Patra Niaga melakukan pemasokan bahan bakar ke alat berat milik Kementerian PUPR melalui kemasan drum maupun jeriken. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa alat berat dapat segera bekerja membuka jalur logistik.
Upaya Percepatan Distribusi BBM
Pertamina Patra Niaga juga memanfaatkan pesawat Hercules TNI AU untuk pengiriman khusus. Pesawat tersebut membawa 25 drum Solar dan Pertamax ke Pinangsori, daerah yang masih terisolir dari Sibolga. Tujuannya adalah agar alat berat bisa segera beroperasi dan membuka jalur logistik dari dua arah.
Selain itu, operasi bantuan udara diperkuat dengan dukungan pasokan avtur untuk Hercules dan helikopter yang digunakan dalam evakuasi serta pengiriman logistik. Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan avtur untuk pergerakan pesawat bantuan tetap terjaga agar akses udara bagi masyarakat tidak terputus.
Tantangan dalam Pasokan LPG
Di sisi lain, pasokan LPG masih menghadapi tantangan, terutama di Aceh yang akses daratnya belum sepenuhnya pulih. Untuk mengatasi hal ini, suplai LPG ke Banda Aceh dialihkan melalui jalur laut dari Lhokseumawe.
Pertamina Patra Niaga menargetkan bahwa distribusi LPG kepada warga dapat dinormalkan secara bertahap dalam dua hari ke depan.
Mobilisasi Awak Mobil Tangki Tambahan
Untuk mempercepat pemulihan layanan energi secara keseluruhan, Pertamina Patra Niaga melakukan mobilisasi awak mobil tangki tambahan. Hingga saat ini, sebanyak 58 Awak Mobil Tangki (AMT) didatangkan dari Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Kalimantan. Jumlah tersebut ditargetkan hingga 80 AMT guna memastikan pengiriman BBM semakin cepat dan menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.
Imbauan untuk Masyarakat
Mars Ega Legowo Putra, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan karena pasokan dalam kondisi terkendali.
Layanan Informasi dan Darurat
Sebagai bentuk percepatan pelayanan bagi instansi penting seperti rumah sakit, penyedia jaringan komunikasi, serta operasional alat berat dalam kondisi darurat, Pertamina Patra Niaga menyiapkan nomor khusus yang dapat dihubungi untuk permintaan BBM cepat melalui nomor 0822-7692-9620. Sementara itu, layanan informasi untuk masyarakat tetap melalui Pertamina Contact Center 135.
Komitmen pada Transisi Energi
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar