
Program Edukasi Publik Japfa Food Indonesia dengan Janice Tjan
PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (Japfa Food Indonesia) terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan protein hewani berkualitas untuk mendukung kesehatan dan performa tubuh. Upaya ini diwujudkan melalui program edukasi publik yang melibatkan petenis muda berprestasi, Janice Tjan sebagai mitra kolaborasi.
Program ini bertema "The Champion’s Choice: Where Protein Meets Performance" dan menyoroti peran nutrisi dalam menunjang performa atlet maupun gaya hidup masyarakat modern. Head of Consumer Food Division, Japfa Food Indonesia Wira Adhitama menjelaskan bahwa keputusan menggandeng Janice Tjan bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap atlet muda Indonesia, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung bersama, yakni disiplin, konsistensi, serta semangat untuk terus berkembang.
“Japfa Food Indonesia percaya bahwa performa terbaik dimulai dari nutrisi yang tepat. Janice adalah representasi atlet muda Indonesia yang modern, berdedikasi, penuh semangat, dan berkomitmen untuk terus berprestasi. Kami bangga dapat mendukung perjalanan kariernya,” ujar Wira saat konferensi pers 'The Champion’s Choice: Where Protein Meets Performance' di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Konsumsi Protein Paha Ayam
Janice Tjan yang telah mencatatkan prestasi tenis di kancah nasional dan internasional, menegaskan peran penting nutrisi dalam kesehariannya. Untuk memenuhi nutrisi protein bagi tubuhnya, Janice Tjan kerap mengonsumsi paha ayam.
"Aku lebih suka paha ayam ketimbang dada," kata Janice Tjan dalam kesempatan yang sama. Perempuan kelahiran 6 Mei 2002 itu mengaku suka makan olahan daging ayam seperti ayam goreng dan ayam bakar. Namun sayang, menu tersebut tidak ditemukan di luar negeri.
"Padahal aku suka banget ayam goreng dan ayam bakar, sayang di luar negeri nggak ada," ungkapnya. Protein hewani seperti ayam ini menjadi salah satu sumber energi Janice setiap harinya. Untuk daging merah seperti daging sapi, dia biasanya mengonsumsinya di malam hari dan itu pun tidak sering.
Dengan mengatur asupan makanan harian, lanjut Janice, itu akan menentukan performa di lapangan. "Nutrisi yang tepat sangat penting untuk performa, baik saat latihan intens maupun masa pemulihan," katanya.
Disiplin Latihan
Selain asupan nutrisi protein, faktor lain yang menentukan performa Janice Tjan di lapangan adalah disiplin dalam latihan. Saat latihan tentunya Janice Tjan melakukan pemanasan terlebih dahulu yang dilakukan dengan durasi cukup panjang.
Menurut petenis yang kini peringkat 53 dunia tersebut, tahap ini merupakan bagian penting dari keseluruhan latihan. Dalam sesi ini, Janice biasanya menggabungkan berbagai jenis gerakan untuk mempersiapkan tubuhnya secara optimal. Rangkaian pemanasan tersebut dimulai dari mobility, stretching, hingga muscle activation.
Setelah itu, dia melanjutkannya dengan dynamic warm-up, seperti jogging dan gerakan side step, sebelum masuk ke latihan inti. "Setelah itu, baru ke menu latihan utamanya. Biasanya latihan tenis itu sekitar 2 jam, kadang 2,5 jam, atau bisa sampai 3 jam," imbuhnya.
Latihan tidak berhenti sampai di sesi teknik saja. Setelah itu, Janice biasanya mengambil waktu untuk beristirahat dan makan siang terlebih dulu sebelum melanjutkan latihan yang berfokus pada penguatan fisik. Sesi tambahan ini umumnya berlangsung sekitar satu jam.
Setelah seluruh rangkaian latihan selesai, ia selalu menutupnya dengan cooling down sebagai tahap yang wajib dilakukan untuk membantu tubuh kembali rileks dan mencegah cedera.
Prestasi Janice Tjan
Sebagai informasi, Janice merupakan petenis muda berprestasi yang pernah mewakili Indonesia di Asian Games 2022, di mana ia berpasangan dengan Aldila Sutjiadi dan meraih medali perunggu di nomor ganda putri. Pada Agustus 2025, ia lolos ke babak utama Grand Slam pertamanya di US Open dengan mengalahkan unggulan ketiga kualifikasi Aoi Ito dalam dua set langsung.
Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang berkompetisi di turnamen besar sejak Angelique Widjaja di US Open 2024. Di babak pertama, Janice mengalahkan unggulan ke-24 Veronika Kudemetova dalam tiga set. Namun ia dikalahkan di babak kedua oleh Emma Raducanu dalam dua set langsung.
Janice juga berhasil meraih gelar tur WTA pertamanya dalam nomor tunggal berhasil didapatkan pada 2 November 2025 di WTA 250 Chennai Open setelah mengalahkan Kimberly Birrel. Gelar ini adalah gelar pertama petenis tunggal putri Indonesia di ajang tur WTA setelah 23 tahun yang lalu.
Pandangan Dion Wiyoko
Dalam kesempatan yang sama, aktor sekaligus penggemar tenis, Dion Wiyoko turut hadir dan berbagi pandangannya mengenai pentingnya keseimbangan antara aktivitas fisik dan asupan nutrisi. "Saya mungkin bukan atlet profesional, tetapi rutin berolahraga membuat hidup saya lebih seimbang. Protein berkualitas membantu saya menjaga energi dan tetap aktif meski jadwal padat," ucapnya.
Melalui kolaborasi ini, Japfa Food Indonesia ingin menegaskan kembali komitmennya dalam menyediakan produk protein hewani berkualitas yang memenuhi standar ASUH (aman, sehat, utuh dan halal). Perusahaan juga turut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk semakin peduli terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi hariannya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar