Jaringan Telkomsel dan WiFi Aceh Tenggara Kembali Normal Setelah 7 Jam Gangguan

Jaringan Telkomsel dan WiFi Aceh Tenggara Kembali Normal Setelah 7 Jam Gangguan

Gangguan Jaringan Telkomsel dan Wifi di Aceh Tenggara

Pada hari Rabu, 10 Desember 2025, masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara mengalami gangguan jaringan Telkomsel dan internet Wifi selama sekitar tujuh jam. Gangguan tersebut terjadi sejak siang hari hingga pukul 18.20 WIB, namun layanan kembali normal pada pukul 20.00 WIB.

Kondisi Saat Gangguan

Selama masa gangguan, warga mengeluhkan kesulitan dalam berkomunikasi. Beberapa dari mereka bahkan harus beralih ke operator lain seperti Indosat IM3 untuk tetap bisa menggunakan layanan telekomunikasi. Salah satu warga yang tinggal di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Ryan, menyampaikan bahwa kondisi ini sangat mengganggu, terutama karena situasi bencana banjir yang sedang terjadi.

"Alhamdulillah, jaringan internet wifi dan Telkomsel kembali normal. Kondisi di tengah bencana alam ini, penting sekali jaringan nelpon maupun wifi normal. Karena istri saya dan anak berada di Aceh Tamiang melihat keluarga yang terkena musibah banjir," ujar Ryan kepada aiotrade.

Tanggapan Masyarakat

Lisnawati, seorang warga lainnya, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Telkomsel atas pemulihan layanan. Ia mengungkapkan bahwa selama gangguan berlangsung, ia sempat membeli kartu Indosat IM3 untuk digunakan sementara waktu.

"Alhamdulillah, kini jaringan wifi internet dan telepon seluler Telkomsel sudah normal, kita terima kasih kepada Telkomsel. Dan, berharap kedepannya Telkomsel dapat meningkatkan pelayanan di Aceh Tenggara," ungkap Lisnawati.

Pengalaman Warga Saat Gangguan

Sebelum layanan kembali normal, banyak warga Aceh Tenggara merasa kesulitan dalam berkomunikasi. Hal ini semakin diperparah oleh adanya bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

"Mulai tadi siang tak bisa telepon menggunakan kartu Telkomsel begitu juga memakai internet Wifi. Ini tentunya cukup menganggu, karena jaringan secara tiba-tiba menghilang," kata salah seorang warga Kutacane, Kecamatan Babussalam, Roni.

Menurutnya, saat ini masyarakat jika ingin berkomunikasi menggunakan jaringan internet harus memakai kartu Indosat, IM3 dan jenis lainnya.

"Jaringan Telkomsel ini tiba-tiba bermasalah, padahal di Aceh Tenggara tidak ada hujan dan listrik normal," tutupnya.

Pentingnya Jaringan Komunikasi

Gangguan jaringan ini menunjukkan betapa pentingnya layanan komunikasi bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat. Dengan adanya bencana banjir, kemampuan untuk berkomunikasi menjadi kunci dalam koordinasi antara keluarga, pemerintah daerah, dan lembaga bantuan.

Warga Aceh Tenggara berharap agar perusahaan penyedia layanan seperti Telkomsel dapat terus meningkatkan kualitas layanannya, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan