
Upaya Pemkab Jayawijaya Meningkatkan Kualitas Wasit Sepak Bola
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, mengambil langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah mengirim empat calon wasit sepak bola ke Jakarta untuk mengikuti pendidikan lisensi C2 yang diselenggarakan oleh PSSI Jakarta.
Tujuan utama dari pengiriman ini adalah untuk memperkuat basis wasit lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional, terutama dalam persiapan Liga 4. Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk memajukan sepak bola di wilayah Lembah Baliem.
Kami ingin agar wasit Jayawijaya tidak hanya bisa memimpin pertandingan di tingkat provinsi, tetapi juga bersaing di level nasional. Lisensi C2 adalah langkah awal yang penting, ujarnya di Wamena kemarin.
Pendanaan oleh Pemkab
Seluruh biaya akomodasi dan pendidikan para calon wasit sepak bola ditanggung penuh oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Jayawijaya dalam mendukung pengembangan olahraga di wilayahnya.
Pembiayaan ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah sebagai investasi jangka panjang bagi perkembangan sepak bola di Lembah Baliem, tambahnya.
Empat calon wasit ini dijadwalkan berangkat pada Jumat, 12 Desember 2025, dan akan kembali ke Jayawijaya pada akhir pekan mendatang setelah mendapatkan sertifikat lisensi C2. Pemkab berharap keberhasilan mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk mengejar karier di dunia olahraga.
Kami pemerintah daerah berharap kepada calon wasit semoga jalan yang baik dan ikuti semua tahapan di sana agar ke depan bisa menjadi wasit, karena kami di sini memang merasa kesulitan untuk wasit, katanya.
Persiapan Liga 4
Wakil Bupati juga menyampaikan harapan agar para calon wasit dapat memberikan kontribusi nyata dalam persiapan Liga 4. Sehingga kami berharap kepada mereka ini agar mengikuti kegiatan baik di sana, harapnya.
Sementara itu, Perwakilan Calon Wasit Lisensi C2, Frans Mumpo, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Jayawijaya atas dukungan penuh yang diberikan.
Terima kasih kepada Pemkab yang telah memfasilitasi perjalanan dan akomodasi kami. Tanpa bantuan ini, kesempatan berharga ini tidak akan tercapai, tutupnya.
Fokus pada Pengembangan Olahraga
Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkab Jayawijaya tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga. Dengan memperkuat basis wasit lokal, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan lingkungan olahraga yang lebih sehat dan kompetitif.
Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan kualitas wasit menjadi salah satu prioritas utama di berbagai daerah. Jayawijaya tidak ingin ketinggalan dalam upaya membangun sistem yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Dengan pendidikan lisensi C2, para calon wasit ini akan memiliki dasar yang kuat untuk melangkah lebih jauh dalam karier mereka. Pemkab berharap mereka dapat menjadi contoh bagi pemuda lain di Lembah Baliem untuk terlibat dalam olahraga dan membantu mengatasi krisis wasit yang selama ini menjadi tantangan.
Kesimpulan
Pengiriman empat calon wasit sepak bola ke Jakarta untuk mengikuti pendidikan lisensi C2 adalah langkah strategis yang diambil oleh Pemkab Jayawijaya. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, para calon wasit ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi mereka. Harapan besar diarahkan agar mereka sukses dalam pendidikan tersebut dan dapat menjadi teladan bagi generasi muda di wilayah Lembah Baliem.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar