Pengangkatan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan bahwa John Herdman akan menjadi pelatih baru untuk Tim Nasional Indonesia. Pengumuman ini dilakukan pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. Meskipun pengangkatan ini menandai langkah penting bagi sepak bola Indonesia, keputusan tersebut tidak sepenuhnya bebas dari kontroversi.
John Herdman, pelatih asal Inggris, memiliki reputasi sebagai pelatih berpengalaman. Namun, kariernya juga pernah tercoreng oleh beberapa isu miring yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik. Salah satu skandal terbesar yang melibatkan Herdman adalah kasus penggunaan drone ilegal untuk memata-matai tim lawan di Kanada. Investigasi yang dilakukan menemukan adanya pelanggaran kode etik, sehingga membuatnya menerima surat peringatan resmi (letter of admonishment). Skandal ini akhirnya memaksa Herdman mundur dari posisi pelatih Toronto FC, meski ia membela diri dengan menegaskan bahwa ia selalu bekerja dengan integritas.
"Kesalahan yang saya lakukan telah diberikan vonis, dan saya memilih untuk pergi," tulis media lokal CBC.ca pada November 2024. Beberapa bulan setelahnya, Herdman tetap bisa melanjutkan karier di dunia sepak bola hanya dengan mendapat hukuman teguran dari Canada Soccer.
Ucapan Kontroversial dan Catatan Masa Lalu
Selain skandal drone, John Herdman juga pernah menjadi sorotan karena ucapan kontroversial saat Piala Dunia 2022. Ia tertangkap kamera mengucapkan frasa bernada kasar "Nobody will f*ck us," yang dimaksudkan sebagai motivasi bagi pemain, namun kemudian dipelesetkan dan memicu reaksi negatif. Herdman menjelaskan bahwa ucapannya adalah dorongan emosional, tetapi tetap memancing kontroversi.
Tidak hanya itu, dalam laporan media disebutkan bahwa Herdman pernah mengalami insiden masa remaja di Spanyol, di mana ia sempat ditangkap polisi karena bercanda soal bom di dalam pesawat. Ia akhirnya dibebaskan tanpa tuduhan, tetapi peristiwa itu tetap menjadi catatan unik dalam rekam jejaknya.

Prestasi dan Rekam Jejak John Herdman
Meskipun penuh kontroversi, John Herdman tetap memiliki catatan prestasi yang diakui secara internasional. Ia dikenal sebagai sosok yang berhasil membawa tim nasional wanita dan pria Kanada meraih prestasi penting. Di bawah arahan Herdman, tim wanita Kanada meraih medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016, sementara tim pria Kanada berhasil lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama dalam 36 tahun.
Sebelumnya, Herdman juga pernah menukangi Toronto FC di Major League Soccer (MLS). Namun, kariernya di Kanada berakhir di tengah kontroversi.

Harapan Baru bagi Timnas Indonesia
Kehadiran John Herdman di Timnas Indonesia menjadi harapan baru bagi pengembangan skuad Garuda, terutama menjelang kompetisi regional dan persiapan menuju Piala Dunia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa penunjukan Herdman merupakan titik balik penting bagi sepak bola nasional. Menurutnya, Herdman bukan sekadar pelatih, melainkan arsitek berpengalaman yang telah membawa tim ke Piala Dunia.
Erick Thohir juga mengungkapkan bahwa kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 memberikan dorongan moral dari Presiden Prabowo Subianto. "Saya sampaikan ke Pak Presiden, beliau bilang, 'ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.' Itu membuat saya dan PSSI semakin bersemangat," kata Erick.

Dengan pengangkatan John Herdman, PSSI berharap dapat memperbaiki diri dan memperkuat fondasi sepak bola nasional, terutama dari level usia muda. "Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang meminta kita coba lagi, bikin program yang lebih agresif. Hari ini kita memulai lagi program prestasi Timnas menuju Piala Dunia dengan menunjuk John Herdman yang memang punya kualifikasi untuk itu," ujarnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar