John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia
John Herdman, pelatih asal Inggris, resmi diumumkan sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pengumuman ini dilakukan melalui laman resmi PSSI. Dengan rekam jejak yang mencolok, Herdman telah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, sebuah pencapaian terbesar negara tersebut sejak 36 tahun absen dari ajang paling bergengsi di dunia sepak bola.
PSSI memberikan kontrak selama 2+2 tahun kepada John Herdman. Selain menangani Timnas senior, ia juga akan memimpin Timnas U-23. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa penunjukan ini menjadi awal era baru bagi sepak bola Indonesia. Ia menegaskan bahwa dengan bantuan pelatih berpengalaman seperti Herdman, sepak bola Indonesia dapat mencapai level yang lebih tinggi.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan semangat besar bagi PSSI setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Menurutnya, arahan Presiden membuat PSSI lebih termotivasi untuk bangkit dan memperbaiki diri. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan usia muda dalam memperkuat fondasi sepak bola nasional.
Dalam beberapa bulan mendatang, Timnas Indonesia akan menghadapi agenda padat. Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Maret 2026. Diikuti oleh FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November 2026. Sementara itu, Timnas akan turut serta dalam Piala AFF 2026 yang digelar mulai Juli 2026.
Sebagai pelatih Timnas U-23, Herdman juga akan memimpin Garuda Muda di Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, pada September 2026.
Profil John Herdman

John Herdman lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggris. Meskipun tidak memiliki karier panjang sebagai pemain profesional, ia segera beralih ke jalur kepelatihan. Karier pelatihannya dimulai di Selandia Baru saat usianya baru menginjak 30 tahun.
Herdman memulai kariernya dengan menangani tim usia muda sebelum akhirnya naik ke level timnas putri Negeri Kiwi. Ia menjabat sebagai pelatih timnas putri Selandia Baru dari 2006 hingga 2011. Selama periode tersebut, ia berhasil membawa tim tersebut lolos ke dua edisi Piala Dunia Wanita FIFA, yaitu 2007 dan 2011, serta Olimpiade Beijing 2008.
Kesuksesan di Selandia Baru membuka jalan baginya untuk bekerja di Kanada. Pada 2011, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas putri Kanada. Di bawah arahannya, Kanada menjadi kekuatan dunia dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016. Pada 2018, ia beralih menangani timnas putra Kanada dan berhasil membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama setelah absen selama 36 tahun.
Karier Klub dan Status Terakhir
Setelah mengakhiri kiprah bersama timnas Kanada pada 2023, Herdman melanjutkan kariernya di level klub dengan melatih Toronto FC. Namun, kebersamaan tersebut hanya bertahan hingga 2024. Sejak saat itu, ia berstatus tanpa klub.
Herdman sempat dikaitkan dengan tim nasional Jamaika dan Honduras, tetapi tidak ada kesepakatan resmi yang terwujud. Menurut laporan media Honduras, Diez, Herdman memilih peluang melatih Indonesia ketimbang kembali ke kawasan CONCACAF. Media tersebut menyebut bahwa Honduras harus merelakan Herdman yang masuk dalam daftar kandidat pengganti Reinaldo Rueda.
Herdman juga dikabarkan menolak pendekatan dari Jamaika karena lebih memprioritaskan proyek bersama Indonesia. Jika terealisasi, kehadiran John Herdman disebut akan menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar