John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas, Siap Berjuang di Indonesia

John Herdman Mulai Menyesuaikan Diri dengan Budaya Indonesia

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, menyatakan niatnya untuk menghabiskan waktu di Indonesia guna memahami kultur dan kebiasaan masyarakat setempat. Hal ini menjadi langkah awal yang penting baginya dalam menjalani tugas sebagai pelatih tim nasional.

PSSI secara resmi mengumumkan penunjukkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Penunjukkan ini dianggap sebagai "dimulainya era baru sepak bola nasional" oleh PSSI, karena Herdman adalah seorang arsitek berpengalaman yang pernah membawa tim ke Piala Dunia.

Herdman akan menggantikan Patrick Kluivert yang telah dibebaskan dari tugasnya pada medio Oktober setelah Timnas Indonesia kalah dari Irak dan Arab Saudi di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Datang ke Asia Tenggara merupakan pengalaman baru bagi pelatih asal Inggris tersebut yang sebelumnya bekerja di Inggris, Selandia Baru, dan Amerika Utara.

Oleh karena itu, Herdman mengatakan bahwa dirinya akan menghabiskan waktu di Indonesia usai konferensi pers perkenalan yang kemungkinan besar dijadwalkan pada Senin (12/1/2026). Ia menekankan pentingnya mempelajari kultur dan membenamkan diri dalam lingkungan lokal.

"Saya pikir ini adalah bagian penting dalam mempelajari kultur, membenamkan diri di dalamnya," ujarnya kepada The Canadian Press News. "Anda harus benar-benar mengerti orang dan kebiasaan-kebiasaan mereka untuk memahami koneksi tersebut."

Konsisten dengan Visi PSSI

Jawaban Herdman ini tampak konsisten dengan pemikiran PSSI melalui Direktur Teknik Alexander Zwiers mengenai identitas permainan dan arah teknis skuad Garuda serta sepak bola Tanah Air selepas kepergian pelatih Patrick Kluivert.

Bersama Shin Tae-yong, Timnas Indonesia memainkan formasi 3-5-2 defense counter, sementara bersama Patrick Kluivert, Garuda bermain 4-2-3-1 lebih ekspansif. Ini akan menghadirkan dua jalur dan profil berbeda bagi perburuan pelatih Timnas Indonesia ketika itu.

"Soal detail teknik, tentu harus sejalan," ujar Zwiers menjawab pertanyaan nurulamin.propada sesi konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada akhir Oktober. "Yang terpenting buat kita adalah mencari profil yang sejalan dengan visi dan identitas kami."

"Kemudian sosok tersebut harus bisa terkoneksi dengan identitas Indonesia, dengan fanbase. Kita ingin melihat passion, karakter, kita ingin melihat intensitas."

Tantangan Pertama John Herdman

PSSI memberikan Herdman kontrak 2 plus 2 tahun di mana pelatih berusia 50 tahun ini akan menangani timnas senior serta timnas U23 Indonesia.

Tantangan pertama Herdman adalah rangkaian laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026. Kemudian ada agenda FIFA Match Day pada Juni serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.

Setelah itu akan ada rangkaian pertandingan FIFA Matchday pada September, Oktober, dan November. Dengan kontrak yang diberikan, Herdman memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya dalam membangun Timnas Indonesia menuju pencapaian yang lebih baik di level internasional.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan