
Pengaruh Peraih Gelar ITF pada Karier Janice Tjen
Dua petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, kini tengah bersiap menghadapi turnamen Grand Slam pertama dalam perjalanan mereka tahun 2026. Australian Open 2026 menjadi ajang utama bagi keduanya dalam mengikuti tur turnamen WTA sepanjang musim ini. Sebagai salah satu dari tiga event yang memiliki gengsi setara dengan French Open (Roland Garros), Wimbledon, dan US Open, Australian Open menawarkan tantangan besar bagi para atlet.
Janice Tjen mencatatkan pencapaian khusus dengan berhasil lolos langsung ke babak utama tunggal putri Australian Open. Kesempatan ini didapatnya berkat prestasi yang terus meningkat, termasuk 13 gelar ITF, tampil hingga babak kedua US Open, serta meraih satu gelar WTA250 di Chennai Open. Dari peringkat 578 dunia pada akhir tahun 2024, Janice kini telah melonjak ke posisi 56 dunia.
Sebelumnya, saat berpartisipasi di US Open, Janice harus berjuang dari babak kualifikasi. Namun, kini ia bisa langsung bertanding di babak utama dalam penampilannya yang kedua di Grand Slam. Bahkan, partisipasi Janice di Australian Open dipastikan lebih awal daripada petenis bintang seperti Venus Williams. Mantan pemain nomor satu dunia dan juara Grand Slam tujuh kali tersebut hanya lolos ke babak utama lewat jalur wildcard.
Maklum, kakak Serena Williams itu sempat mengambil jeda selama 16 bulan sebelum kembali berkompetisi di tiga turnamen pada 2025. Peringkat Williams pun turun hingga berada di luar 500 dunia pada akhir tahun lalu.
Selain tunggal putri, Janice juga akan berlaga di nomor ganda putri. Namun, kali ini dia tidak akan berpasangan dengan rekan senegara, Aldila Sutjiadi, yang lebih berpengalaman di ganda putri. Meskipun demikian, duet Aldila (peringkat 51 ganda) dan Janice (peringkat 82 ganda) telah mencapai prestasi dengan meraih satu gelar WTA 250 di Chennai dan baru-baru ini memenangkan medali emas SEA Games.
Duet pemenang medali emas SEA Games dan perunggu Asian Games ini akan menjadi lawan di Australian Open 2026. Aldila lebih dahulu mendaftar dengan Giuliana Olmos (peringkat 46). Bersama Olmos, Aldila pernah mencapai final Guadalajara Open yang bertaraf WTA 500 tahun lalu. Sayangnya, mereka kalah di final.
Sementara itu, Janice akan berpasangan dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter (peringkat 58). Bersama Piter, Janice telah meraih satu gelar di Guangzhou Open WTA 250 pada tahun lalu.
Janice akan bertanding lebih dulu di ASB Classic 2026 yang berlangsung di Negeri Kanguru pada 5-11 Januari 2026. Di turnamen WTA 250, Janice akan mendapat status unggulan kelima, tepat di bawah rival dari Filipina, Alexandra Eala.
Di nomor ganda putri, Aldila/Olmos dan Janice/Piter akan bersaing duluan di Hobart International, juga ajang WTA 250 di Australia, pada 12-17 Januari. Australian Open 2026 sendiri akan berlangsung sesudahnya yakni pada 17 Januari hingga 1 Februari 2026 di Melbourne, Australia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar