Juventus Siap Lepas Pemain dan Cari Bakat Baru di Serie A

Juventus Siap Lepas Pemain dan Cari Bakat Baru di Serie A

Juventus Menghadapi Krisis yang Menyedihkan

Juventus kembali menjadi sorotan setelah perjalanan mereka di musim 2025/2026 berjalan jauh dari harapan. Alih-alih bersaing di papan atas, Bianconeri justru terpuruk dan kini berada di posisi tengah klasemen Serie A.

Awal musim yang dipimpin Igor Tudor penuh harapan, namun delapan laga tanpa kemenangan membuat situasi memburuk. Juventus bahkan gagal mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir periode tersebut sebelum akhirnya kalah dari Lazio.

Rentetan hasil buruk itu menempatkan Juventus di urutan sekitar kedelapan setelah 14 pertandingan dengan catatan enam kemenangan, lima imbang, dan tiga kekalahan. Catatan ini disebut sebagai periode tanpa kemenangan terpanjang mereka sejak 2009.

Situasi makin pelik ketika Tudor justru dipecat pada akhir Oktober 2025, hanya berselang beberapa waktu setelah menandatangani perpanjangan kontrak. Pergantian pelatih belum sepenuhnya mengubah nasib tim.

Pelatih sementara sempat memberikan kemenangan atas Udinese, tetapi masalah utama tetap terlihat jelas. Pembenahan skuad menjadi prioritas karena masalah permainan tidak hanya berasal dari kursi pelatih.

Juventus Jadi Tim Medioker

Hingga pertengahan Desember 2025, Juventus masih tertahan di posisi ketujuh dengan 23 poin dari 14 laga. Mereka tertinggal dari tim-tim seperti Como dan belum berada di zona kompetisi Eropa.

Di Liga Champions, performa Juventus juga tidak terlalu meyakinkan. Mereka hanya meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan di fase liga.

Dalam kondisi seperti itu, manajemen Juventus bergerak cepat mempersiapkan strategi transfer Januari 2026. Fokus utama adalah memperkuat lini tengah yang dianggap kalah kualitas jika dibandingkan dengan Inter maupun Napoli.

Juventus disebut sedang memburu seorang regista untuk mengisi peran playmaker mendalam dalam skema Luciano Spalletti. Nama-nama seperti Emile Hojbjerg dari Marseille dan Adrian Bernab dari Parma menjadi kandidat utama.

Direktur klub, Damien Comolli, juga memasukkan Sergej Milinkovic-Savic dari Al-Hilal sebagai target jangka panjang untuk memperkuat kreativitas lini tengah. Di sektor pertahanan, Juventus memantau perkembangan Marco Palestra yang saat ini dipinjamkan Atalanta.

Strategi Transfer dan Persiapan

Selain berburu pemain baru, Juventus juga membuka opsi melepas pemain pada Januari nanti. Jonathan David menjadi salah satu nama yang disebut berpotensi dilepas lebih awal.

Laporan-laporan di media sosial menyebut adanya evaluasi terhadap pemain yang bisa dijual untuk menambah pemasukan. Meski begitu, belum ada satu pun nama yang dikonfirmasi akan dilepas.

Di luar itu, kondisi Juventus yang tidak stabil membuat beberapa pemain enggan bergabung. Mereka mempertimbangkan risiko karier jika memutuskan datang ke tim yang sedang mengalami krisis.

Dengan kombinasi masalah internal, kebutuhan mendesak untuk menambah pemain berkualitas, serta upaya menyeimbangkan anggaran, bursa transfer Januari 2026 menjadi momentum penting dalam upaya Juventus keluar dari masa sulit.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan