Kabar Duka: Istri Musisi Centang Biru Meninggal, Guru SMA yang Rindu Mengajar

Kabar Duka: Istri Musisi Bali Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia musik Bali, khususnya bagi musisi yang juga penyanyi kawakan bernama lengkap I Made Murdita atau lebih dikenal dengan nama Nanoe Biroe. Ia baru saja kehilangan istri tercinta, Ni Made Murniasih atau dikenal dengan panggilan Uni. Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi Nanoe Biroe dan keluarganya.

Nanoe Biroe adalah seorang musisi yang dikenal dengan genre reggae, rock, pop, dan punk asal Bali. Ia memiliki banyak penggemar di kalangan pecinta musik dari berbagai genre. Akun Instagramnya @nanoe_biroe telah mencapai 223 ribu pengikut, menunjukkan popularitasnya dalam dunia hiburan.

Pada Senin (1/12/2025), Nanoe Biroe mengunggah kabar duka tersebut melalui akun media sosialnya. Dalam unggahannya, ia membenarkan kabar yang sempat beredar tentang kepergian sang istri. Pernikahan mereka yang sudah berjalan selama 17 tahun akhirnya dipisahkan oleh maut.

Kronologi Kematian Istri Nanoe Biroe

Dalam unggahannya, Nanoe Biroe menjelaskan kronologi kematian Uni. Menurutnya, Uni sempat jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Ia masuk RS tanggal 11 November 2025, pagi hari, dan dirawat inap hingga akhirnya berpulang pada malam hari tanggal 28 November 2025 pukul 22.38 Wita.

Sakit yang dialami Uni adalah kanker serviks. Menurut dokter dan tim medis, Uni dirawat dengan baik dan penuh cinta kasih. Bahkan sampai saat nafas terakhir, Uni tetap optimis untuk sembuh.

Nanoe Biroe menyampaikan bahwa setiap hari ia bertanya kepada Uni: "Dari satu sampai sepuluh, berapa niat dan harapan Mamak untuk sembuh?" Dan sampai hari terakhir, Uni menjawab: "SEPULUH!!!"

Kalimat Terakhir yang Mengharukan

Selain itu, Nanoe Biroe juga bercerita tentang dua kalimat terakhir yang sempat diucapkan Uni sebelum berpulang. Pertama, Uni mengatakan rindu mengajar, diketahui bahwa profesinya sehari-hari adalah sebagai guru SMA di Bali. Kedua, Uni meminta agar suaminya tetap semangat.

Kalimat pertama yang diucapkan Uni adalah: "GEK RINDU SEKOLAH, KANGEN MENGAJAR" ketika Nanoe Biroe memainkan lagu MARS SMAPAN via YouTube. Kalimat kedua, Uni mengucapkan sambil mengangkat tangannya yang ditusuk jarum dengan selang infus: "TETAP SEMANGAT NANANG...!!!"

Nanoe Biroe menyebut Uni sebagai wanita kuat, perkasa, dan luar biasa. Ia memohon maaf karena hanya menyampaikan jawaban lewat postingan ini.

Profesi dan Kehidupan Seorang Guru

Uni bekerja sebagai guru pendidikan agama Hindu di SMAN 8 Denpasar. Dra. Ni Wayan Megawati, M. Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum mengatakan bahwa Uni atau yang bernama lengkap Ni Made Murniasih, S. Ag., M.Pd.H. adalah seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu yang bertugas di SMAN 8 Denpasar sejak Tahun 2008.

“Selain menjadi guru mapel, beliau juga dipercaya sebagai koordinator Pembina OSIS SMAN 8 Denpasar juga sebagai ketua TPPK (Tim Penanganan Perundungan dan Kekerasan) SMAN 8 Denpasar,” jelas Mega.

Uni dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap tugas yang diembannya dan teguh dalam memegang prinsip. Proses pembelajaran dengan disiplin plus sentuhan humanis dalam menangani siswa menjadi ciri khas beliau. Oleh karena itu, beliau sangat dicintai siswanya dan dikenang oleh alumni.

Uni sebelumnya mengajar khusus di Kelas XII dan terakhir mengajar pada akhir bulan September 2025 karena sudah sakit. “Sangat banyak kenangan, karena beliau orangnya humoris, selalu tersenyum dan ceria,” pungkasnya.

Rencana Pengabenan

Menurut informasi, jenazah Uni akan disemayamkan di rumah duka di Br. Buagan Denpasar pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 07.00 Wita. Selanjutnya akan digelar upacara pengabenan di Setra Badung pada 5 Desember 2025, dan berangkat pukul 12.00 Wita.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan