
Penanggalan Jawa dan Makna Neptu Weton
Tanggal 13 Desember 2025 dalam penanggalan Jawa jatuh pada Sabtu Wage, bertepatan dengan 22 Jumadilakir 1959 Tahun Dal, dan berada dalam Wuku Mandalasiya. Pada hari tersebut, terdapat makna khusus yang terkait dengan neptu weton, yaitu jumlah nilai dari hari dan pasaran yang digunakan untuk mengetahui karakter seseorang serta keberuntungan mereka.
Neptu Hari dan Pasaran
Hari: Sabtu Neptu 9
Pasaran: Wage Neptu 4
Jumlah neptu weton:
9 + 4 = 13
Neptu 13 menempatkan weton Sabtu Wage dalam kategori Topo, sesuai dengan primbon Jawa. Kategori ini menggambarkan seseorang yang dalam perjalanan hidupnya kerap menghadapi ujian dan tantangan, terutama di fase awal suatu langkah besar, seperti usaha, karier, maupun rumah tangga. Namun, jika dijalani dengan kesabaran dan ketekunan, hasil akhirnya diyakini akan membawa kematangan dan kestabilan hidup.
Neptu 13 juga termasuk dalam kelompok perhitungan sisa Sumur Sinaba (sisa empat) jika digunakan dalam pembagian tertentu. Dalam primbon Jawa, Sumur Sinaba dimaknai sebagai pribadi yang memiliki banyak gagasan, berwawasan luas, serta berpotensi menjadi panutan di lingkungan sekitarnya.
Weton Sabtu Wage pada 13 Desember 2025 memiliki karakter penuh perjuangan dan proses. Hari ini dinilai baik untuk kegiatan yang membutuhkan keseriusan, perencanaan matang, serta kesabaran jangka panjang, namun kurang dianjurkan untuk keputusan yang bersifat tergesa-gesa.
Cara Membaca Weton dan Neptu
Berdasarkan data di atas, masing-masing hari serta pasaran Jawa memiliki nilai-nilai yang bermacam-macam. Berikut adalah cara menghitung weton:
Perhitungan Neptu Berdasarkan Hari - Minggu: 5
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
Perhitungan Neptu Berdasarkan Pasaran - Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
- Kliwon: 8
Cara menghitung weton adalah dengan menjumlahkan nilai hari lahir dengan pasaran. Contohnya, jika memiliki tanggal lahir pada hari Sabtu dengan pasaran Jawa kliwon, artinya weton kita adalah Sabtu Kliwon. Untuk menghitung jumlah wetonnya, kita bisa menjumlahkan nilai 9 (jumlah neptu hari lahir, yaitu Sabtu) dengan nilai 8 (pasaran Jawa kliwon). Jadi, 9 + 8= 17. Jumlah neptu weton seseorang yang terlahir pada hari Sabtu kliwon adalah 17.
Selain cara menghitung weton Jawa dengan cara yang pertama, ada pula cara menghitung weton Jawa yang kedua berdasarkan pada bulan serta tahun Jawanya. Berbeda dengan cara yang pertama, neptu Jawa untuk bulan dan tahun biasanya digunakan untuk memperkirakan musim hujan, musim tanam, musim kemarau, hama penyakit pada tanaman tertentu, jumlah panen, tangkapan ikan, dan lain sebagainya.
Perhitungan Jawa Berdasarkan Bulan dan Tahun
Berikut adalah perhitungan Jawa berdasarkan bulan serta tahunnya:
Perhitungan Jawa Berdasarkan Bulan - Suro: 7
- Sapar: 2
- Mulud: 3
- Bakda Mulud: 3
- Jumadil Awal: 6
- Jumadil Akhir: 1
- Rejeb: 2
- Ruwah: 4
- Pasa (puasa): 5
- Sawal: 7
- Dukangidah (sela): 1
- Dukahijah (besar): 3
Perhitungan Jawa Berdasarkan Tahun - Alip: 1
- Ehe: 5
- Jimawal: 3
- Je: 7
- Dal: 4
- Be: 2
- Wawu: 6
- Jim Akhir: 3
Berdasarkan tabel di atas, kita bisa menghitung weton dengan neptu bulan dan tahun Jawa seseorang. Sebagai contoh, jika seseorang lahir pada bulan Ruwah dan tahun Wawu, kita perlu menjumlahkan nilai 4 yang ada pada bulan Ruwah serta 6 yang ada pada tahun Wawu. 4+6= 10, angka 10 adalah hasil akhir penjumlahan dan weton neptu bulan serta tahun Jawa.
Arti dari Hasil Perhitungan Neptu Weton Jodoh
Setelah memahami cara menghitung neptu weton, hasil perhitungan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui berbagai hal, seperti hari keberuntungan, watak, hingga kecocokan jodoh. Biasanya, perhitungan neptu weton digunakan dalam konteks pernikahan atau perjodohan, karena dipercaya bisa membantu melihat kecocokan antara dua calon pasangan.
Berikut arti dari masing-masing hasil perhitungan neptu weton jodoh dalam primbon Jawa: - Pegat (1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36): Hubungan yang rawan konflik. - Ratu (2, 11, 20, 29): Hubungan harmonis dan bahagia. - Jodoh (3, 12, 21, 30): Hubungan rukun dan langgeng. - Topo (4, 13, 22, 31): Perlunya kewaspadaan. - Tinari (5, 14, 23, 32): Kabar baik. - Padu (6, 15, 24, 33): Potensi pertengkaran kecil. - Sujanan (7, 16, 25, 34): Ancaman pertengkaran besar. - Pesthi (8, 17, 26, 35): Hubungan rukun, tenang, dan harmonis.
Pembagian Neptu yang Masih Memiliki Perhitungan
Selain kedelapan kategori neptu weton jodoh di atas, terdapat hasil pembagian neptu yang masih menyisakan sisa perhitungan. Makna dari sisa perhitungan ini dipercaya berhubungan dengan peruntungan seseorang dan pasangannya. Berikut penjelasannya: - Wasesa Segara (sisa satu): Budi luhur, berwibawa, dan diberkahi kelancaran rezeki. - Tunggak Semi (sisa dua): Hambatan dalam urusan rezeki. - Satria Wibawa (sisa tiga): Dihormati dan disegani di lingkungannya. - Sumur Sinaba (sisa empat): Dipenuhi inspirasi, hidup harmonis, serta menjadi panutan bagi orang di sekitarnya. - Satria Wirang (sisa lima): Menghadapi berbagai kesulitan hidup. - Bumi Kepetak (sisa enam): Harus bekerja keras untuk mencapai cita-cita. - Lebu Ketiup Angin (sisa tujuh): Kesulitan saat berusaha meraih mimpi karena sulit memperoleh ketenteraman batin.
Daftar Weton dan Penanggalan Jawa Desember 2025
Berikut daftar weton dan penanggalan Jawa untuk bulan Desember 2025: - 1 Des 2025 Senin Pahing, 10 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Langkir
- 2 Des 2025 Selasa Pon, 11 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 10, Wuku Langkir
- 3 Des 2025 Rabu Wage, 12 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Langkir
- 4 Des 2025 Kamis Kliwon, 13 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 16, Wuku Langkir
- 5 Des 2025 Jumat Legi, 14 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Langkir
- 6 Des 2025 Sabtu Pahing, 15 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 18, Wuku Langkir
- 7 Des 2025 Minggu Pon, 16 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Mandalasiya
- 8 Des 2025 Senin Wage, 17 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 8, Wuku Mandalasiya
- 9 Des 2025 Selasa Kliwon, 18 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Mandalasiya
- 10 Des 2025 Rabu Legi, 19 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Mandalasiya
- 11 Des 2025 Kamis Pahing, 20 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 17, Wuku Mandalasiya
- 12 Des 2025 Jumat Pon, 21 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Mandalasiya
- 13 Des 2025 Sabtu Wage, 22 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Mandalasiya
- 14 Des 2025 Minggu Kliwon, 23 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Julung Pujut
- 15 Des 2025 Senin Legi, 24 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 9, Wuku Julung Pujut
- 16 Des 2025 Selasa Pahing, 25 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Julung Pujut
- 17 Des 2025 Rabu Pon, 26 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Julung Pujut
- 18 Des 2025 Kamis Wage, 27 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Julung Pujut
- 19 Des 2025 Jumat Kliwon, 28 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Julung Pujut
- 20 Des 2025 Sabtu Legi, 29 Jumadilakir 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Julung Pujut
- 21 Des 2025 Minggu Pahing, 1 Rejeb 1959 Dal, Neptu 14, Wuku Pahang
- 22 Des 2025 Senin Pon, 2 Rejeb 1959 Dal, Neptu 11, Wuku Pahang
- 23 Des 2025 Selasa Wage, 3 Rejeb 1959 Dal, Neptu 7, Wuku Pahang
- 24 Des 2025 Rabu Kliwon, 4 Rejeb 1959 Dal, Neptu 15, Wuku Pahang
- 25 Des 2025 Kamis Legi, 5 Rejeb 1959 Dal, Neptu 13, Wuku Pahang
- 26 Des 2025 Jumat Pahing, 6 Rejeb 1959 Dal, Neptu 15, Wuku Pahang
- 27 Des 2025 Sabtu Pon, 7 Rejeb 1959 Dal, Neptu 16, Wuku Pahang
- 28 Des 2025 Minggu Wage, 8 Rejeb 1959 Dal, Neptu 9, Wuku Kuru Welut
- 29 Des 2025 Senin Kliwon, 9 Rejeb 1959 Dal, Neptu 12, Wuku Kuru Welut
- 30 Des 2025 Selasa Legi, 10 Rejeb 1959 Dal, Neptu 8, Wuku Kuru Welut
- 31 Des 2025 Rabu Pahing, 11 Rejeb 1959 Dal, Neptu 16, Wuku Kuru Welut
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar