Ringkasan Berita
Hari ini, tanggal 27 Desember 2025, jatuh pada weton Sabtu Pon yang bertepatan dengan 7 Rejeb 1959 Dal atau 7 Rajab 1447 Hijriah. Jumlah neptu hari ini adalah 16, yang merupakan kombinasi dari Sabtu (9) dan Pon (7). Dalam tradisi Jawa, setiap hari memiliki makna dan keistimewaan tersendiri, termasuk dalam hal keberuntungan dan sifat kepribadian.
Sifat Kepribadian Weton Sabtu Pon
Weton Sabtu Pon dikenal memiliki sifat dermawan dan sabar. Namun, tidak sedikit dari mereka yang memiliki sifat angkuh. Sifat ini muncul karena merasa berkuasa, terutama ketika mendapatkan jabatan atau posisi penting. Ketika seseorang merasa aman dalam posisinya, sering kali ia lupa akan orang-orang di sekitarnya. Ia cenderung tidak menghargai orang lain karena merasa sudah berada di puncak kekuasaan. Padahal, kekuasaan itu bersifat sementara dan bisa hilang kapan saja.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga sikap rendah hati dan tidak terlalu membanggakan diri. Menjadi tauladan bagi orang lain melalui perbuatan baik lebih mulia daripada ditakuti karena kezaliman. Orang yang baik akan selalu dihormati, bukan karena kekuasaannya, tetapi karena sikap dan perilaku yang terpuji.

Arah Keberuntungan
Berdasarkan kalender Jawa, arah keberuntungan untuk weton Sabtu Pon adalah Barat Laut. Bagi Anda yang ingin membuka usaha, disarankan untuk menghadapkan usaha ke arah tersebut. Arah ini sangat cocok untuk mencari rezeki dan kesuksesan. Selain itu, jika Anda ingin menggelar pernikahan, dekorasi juga sebaiknya menghadap ke Barat Laut.
Selain Barat Laut, arah Utara dan Barat juga dianggap cocok untuk kesehatan dan hubungan sosial. Namun, hindarilah pergi ke arah Selatan dan Timur, karena energi di kedua arah tersebut tidak sesuai dengan sifat weton Sabtu Pon. Jika harus melakukan perjalanan jauh ke arah tersebut, sebaiknya ditunda agar tidak mengalami kesialan.

Pantangan dan Peringatan
Menurut Primbon Jawa, pantangan utama untuk weton Sabtu Pon adalah memotong rambut. Memotong rambut pada hari ini dapat membawa kesialan, sehingga disarankan untuk menunda aktivitas tersebut hingga hari lain.
Selain itu, hindari berkegiatan berat pada hari Senin Kliwon, Rabu Pahing, Jumat Wage, atau Selasa Pon. Hari-hari ini rentan memicu konflik, dan jika gesekan terjadi, sebaiknya diselesaikan dengan tenang dan damai. Jangan memancing perhatian hanya untuk tampil keren, karena hal ini bisa berujung pada kesialan.

Lebih baik menjadi orang yang low profile dan menjaga sikap tenang. Jangan terburu-buru berteriak atau menunjukkan sikap sok jagoan. Orang yang suka berteriak tanpa arah jelas seperti seekor anjing yang menggonggong karena takut. Tetaplah tenang dan jangan sok jagoan.
Dengan menjaga sikap dan perilaku yang baik, Anda akan tetap disegani dan dihormati oleh orang lain. Ingatlah bahwa kedudukan hanya sementara, dan saat tidak lagi berkuasa, Anda akan kembali menjadi rakyat biasa. Oleh karena itu, jadilah pribadi yang baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar