Kantor Imigrasi Papua Barat Catat Peningkatan Layanan dan PNBP Melebihi Target 2025

Kantor Imigrasi Papua Barat Catat Peningkatan Layanan dan PNBP Melebihi Target 2025

Peningkatan Pelayanan Keimigrasian di Papua Barat

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Papua Barat terus berupaya memperkuat pelayanan dan pengawasan keimigrasian di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD). Kepala Kanwil Ditjenim Papua Barat, Asrul, menjelaskan bahwa lembaga ini bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan, fasilitasi pelayanan, serta pembinaan terhadap seluruh satuan kerja keimigrasian di dua provinsi tersebut.

"Kami memiliki mandat strategis dalam menjaga kualitas pelayanan keimigrasian sekaligus memastikan keamanan perlintasan orang di wilayah timur Indonesia," ujar Asrul kepada media di Manokwari, Jumat (12/12/2025).

Struktur Satuan Kerja Keimigrasian

Saat ini, Kanwil Ditjenim Papua Barat masih membawahi dua satuan kerja utama, yakni Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Manokwari, dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong. Kedua kantor imigrasi tersebut menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, mulai dari penerbitan paspor hingga pengawasan orang asing dan penegakan hukum keimigrasian.

Peningkatan Penerbitan Paspor

Data yang dirilis oleh Kanwil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penerbitan paspor sepanjang tahun 2025. Total paspor yang diterbitkan mencapai 4.707 dokumen, dengan rincian: Kanim Manokwari menerbitkan 1.640 paspor dan Kanim Sorong menerbitkan 3.067 paspor.

Asrul menjelaskan bahwa peningkatan ini mencerminkan mobilitas masyarakat Papua Barat-PBD yang semakin tinggi, baik untuk kebutuhan ibadah, pendidikan, wisata, maupun pekerjaan di luar negeri.

Capaian PNBP yang Melebihi Target

Selain itu, capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) keimigrasian juga melampaui target tahunan. Dari target Rp 2,07 miliar, realisasi PNBP mencapai Rp 3,59 miliar, dengan rincian: Kanim Manokwari mencatatkan Rp 1,20 miliar, dan Kanim Sorong mencapai Rp 2,39 miliar.

"Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keimigrasian di wilayah Papua Barat," ujar Asrul.

Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan

Asrul menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk melalui modernisasi layanan digital dan peningkatan kompetensi aparatur. "Kami memastikan seluruh satker dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Capaian tahun ini menjadi bukti bahwa pelayanan keimigrasian di Papua Barat terus berkembang," ujarnya.

Koordinasi Lintas Instansi

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi juga akan ditingkatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, terutama terkait pengawasan orang asing dan potensi pelanggaran keimigrasian. Dengan langkah-langkah ini, Kanwil Ditjenim Papua Barat berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal dan memenuhi harapan masyarakat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan