
aiotrade.CO.ID, MANADO –
Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol. Roycke Harry Langie, memberikan pesan penting kepada personel yang memasuki masa purna bakti. Ia mengajak mereka untuk tetap berkontribusi dalam masyarakat dan mendukung berbagai program pemerintah. Acara ini diadakan di Manado pada Rabu (tanggal berita) dan dihadiri oleh berbagai pejabat kepolisian serta keluarga dari personel purna bakti.
Sebanyak 145 orang personel akan memasuki masa purna bakti antara November 2024 hingga November 2025. Mereka terdiri dari 129 anggota Polri dan 16 PNS Polri. Kapolda Roycke menyampaikan harapan agar para purna bakti dapat menjadi motivator, contoh, dan teladan yang baik. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan institusi kepolisian.
Acara wisuda dan pelepasan yang dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, dihadiri oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para pejabat utama Polda, Bhayangkari, serta keluarga besar Polri. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Roycke menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang diberikan para personel selama bertugas.
Beberapa hal yang disampaikan oleh Kapolda Roycke meliputi:
- Ia menekankan bahwa momentum ini sangat istimewa untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada para senior yang telah mengabdi dengan kesetiaan dan dedikasi tinggi.
- Wisuda purna bakti ini juga bertujuan untuk memperkuat tali persaudaraan antara purnawirawan dan personel Polri aktif sebagai generasi penerus.
- Kapolda menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara purna bakti dan institusi kepolisian.
Selain itu, acara ini juga menjadi momen penting untuk merayakan peran para purna bakti dalam pembangunan dan keamanan di wilayah Sulawesi Utara. Para peserta yang mengikuti acara ini tidak hanya mendapatkan apresiasi dari instansi, tetapi juga dari keluarga dan masyarakat sekitar.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar