Kapolres Cimahi: Kenaikan Tindak Pidana Selaras dengan Penyelesaian Kasus 2025

Kapolres Cimahi: Kenaikan Tindak Pidana Selaras dengan Penyelesaian Kasus 2025

Peningkatan Tindak Pidana di Wilayah Hukum Polres Cimahi

Tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Cimahi selama tahun 2025 mengalami peningkatan. Namun, penyelesaian kasus tindak pidana juga meningkat, menunjukkan upaya penegakan hukum yang semakin diperkuat. Berbagai langkah preventif dilakukan untuk merespons dinamika kriminalitas di wilayah tersebut.

“Kenaikan tindak pidana berbanding lurus dengan peningkatan penyelesaian kasus. Hal ini menunjukkan upaya penegakan hukum terus kami perkuat,” ujar Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra dalam rilis akhir tahun 2025 di Gedung Pengabdian Mapolres Cimahi Jalan Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi, Jumat 2 Januari 2026.

Pada tahun 2024, jumlah kasus tindak pidana yang diproses sebanyak 2.402 kasus dengan penyelesaian 1.251 kasus. Sementara itu, pada tahun 2025, jumlah kasus tindak pidana mencapai 2.656 kasus dengan penyelesaian sebanyak 1.690 kasus.

Beberapa jenis kasus yang paling banyak diproses antara lain:

  • Pencurian dengan pemberatan
  • Kecelakaan lalu lintas
  • Narkoba
  • Penganiayaan
  • Penipuan
  • Pengeroyokan
  • Penggelapan
  • Pencurian biasa
  • Kejahatan terhadap anak
  • Kekerasan dalam rumah tangga

“Masih ada perkara yang dalam penanganan agar masyarakat mengetahui progresnya. Adapun sejumlah kasus yang telah dinyatakan lengkap, dilimpahkan ke kejaksaan atau telah memperoleh putusan pengadilan,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga ditampilkan barang bukti dari berbagai kasus mulai dari tindak pidana kekerasan, pencurian, hingga peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Cimahi. Salah satu perhatian utama adalah kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di wilayah Ciawitali dan Cipageran pada Desember 2025.

“Dari 19 tersangka di Ciawitali, 15 sudah kami amankan terdiri dari 9 orang dewasa dan 6 anak di bawah umur. Untuk di Cipageran, pelaku yang diamankan 6 orang terdiri dari 2 orang dewasa dan 4 anak di bawah umur. Kami masih memburu tersangka lainnya,” ucapnya.

Upaya Preventif dan Penanganan Kasus

Polres Cimahi terus melakukan berbagai upaya preventif untuk mengurangi tingkat kriminalitas di wilayah hukumnya. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Penguatan patroli rutin di daerah rawan kriminalitas
  • Edukasi masyarakat tentang pentingnya kesadaran hukum
  • Kolaborasi dengan instansi terkait untuk memperkuat sistem keamanan
  • Peningkatan koordinasi antar petugas dalam menangani kasus-kasus yang kompleks

Selain itu, Polres Cimahi juga fokus pada penanganan kasus-kasus yang masih dalam proses penyelidikan. Dengan adanya transparansi dalam penyelesaian kasus, masyarakat diharapkan dapat lebih percaya pada proses hukum yang dilakukan oleh aparat.

Kondisi Kriminalitas di Wilayah Cimahi

Wilayah Cimahi memiliki karakteristik kriminalitas yang cukup beragam. Dari data yang diperoleh, beberapa jenis kejahatan menjadi fokus utama. Selain itu, kasus-kasus yang melibatkan anak di bawah umur juga menjadi perhatian khusus. Hal ini menunjukkan bahwa pola kriminalitas tidak hanya terbatas pada tindakan fisik, tetapi juga melibatkan aspek sosial dan psikologis.

Adapun dalam penanganan kasus-kasus tersebut, Polres Cimahi menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dan keluarga. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan dan pembinaan kepada anak-anak yang terlibat dalam tindak pidana.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meskipun peningkatan tindak pidana tercatat, Polres Cimahi tetap optimis bahwa penyelesaian kasus akan terus meningkat. Dengan adanya peningkatan kapasitas dan kompetensi petugas serta dukungan masyarakat, harapan besar terhadap penegakan hukum yang lebih efektif dan efisien terus berkembang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan