Kapolres Tangerang Sapa Warga, Bahas Keamanan dan Masalah Remaja

Kapolres Tangerang Sapa Warga, Bahas Keamanan dan Masalah Remaja

Program Ngopi Kamtibmas: Jembatan Komunikasi Polisi dan Masyarakat

Polres Metro Tangerang Kota kembali menggelar program yang telah menjadi andalan mereka, yaitu "Ngopi Kamtibmas". Acara ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dua arah antara pihak kepolisian dengan masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan tatap muka ini dihadiri oleh puluhan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat wilayah, berlangsung hangat di Balai Warga RW 15 Perumahan Taman Royal, Kelurahan Tanah Tinggi, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. Turut hadir dalam acara ini para pejabat utama Polres, unsur Polsek Tangerang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua RW setempat.

Pendekatan Humanis dalam Menjaga Keamanan

Dalam sambutannya, Kapolres Jauhari menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga meskipun cuaca kurang bersahabat. "Saya sangat berbahagia karena Allah SWT memberikan kita cuaca yang penuh berkah. Saya yakin Bapak Ibu hadir karena memiliki niat baik untuk menjaga wilayahnya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Ngopi Kamtibmas merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk hadir, mendengar, dan memahami langsung situasi serta permasalahan yang ada di masyarakat. "Ini adalah metode kami untuk semakin dekat dengan warga. Di wilayah lain disebut Rembug Warga atau Tatap Muka. Intinya, Polri harus turun bertemu masyarakat," tegasnya.

Tantangan dalam Menjaga Keamanan

Kombes Pol Jauhari juga secara terbuka menyinggung tantangan besar yang dihadapi kepolisian di Tangerang. Dengan hanya 1.400 personel untuk melayani sekitar 2,8 juta penduduk, ia menekankan bahwa kerja sama dengan masyarakat sangat menentukan keberhasilan menjaga keamanan lingkungan. "Artinya satu polisi harus melayani hampir 3.000 warga," jelasnya.

Perhatian Utama: Kenakalan Remaja dan Narkoba

Salah satu perhatian utama yang disoroti Kapolres adalah meningkatnya kenakalan remaja dan tindak kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur. Ia menegaskan pentingnya pencegahan dini demi masa depan bangsa. "Anak-anak kita adalah generasi Indonesia Emas 2045. Tidak mungkin masa depan bangsa cerah kalau generasinya menjadi pelaku atau korban kejahatan," tegas Kombes Pol Jauhari.

Selain itu, ia juga mengingatkan warga akan bahaya peredaran narkoba di pemukiman. Kombes Pol Jauhari meminta kepada para pemilik kontrakan atau rumah sewa untuk tidak abai dan memastikan identitas penyewa. Hal ini menyusul temuan bahwa banyak pelaku kejahatan narkotika menyewa rumah mewah untuk dijadikan tempat produksi.

Ajakan Aktif Melapor

Kapolres mengajak warga untuk tidak ragu memberikan informasi melalui saluran resmi kepolisian. "Kalau ada yang mencurigakan, laporkan melalui Call Center Polri di 110 layanan gratis bebas pulsa. Minimal informasi bisa mencegah kejadian. Itulah kerja sama yang kami harapkan," pesannya.

Penutupan Acara

Rangkaian acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara warga dan pejabat kepolisian, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada perwakilan warga, doa, dan sesi foto bersama.

Melalui program Ngopi Kamtibmas ini, Polres Metro Tangerang Kota berharap dapat memperkuat inisiatif Jaga Jakarta dan meningkatkan sinergi polisimasyarakat sebagai garda terdepan dalam menciptakan keamanan lingkungan yang kondusif.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan