
nurulamin.proDarren Fletcher memberikan komentar setelah pertandingan terakhirnya sebagai pelatih interim Man United tidak berakhir dengan baik.
Fletcher ditunjuk menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada 5 Januari lalu.
Statusnya hanya pelatih interim karena Manchester United akan menunjuk seorang juru taktik pengganti yang akan memegang tim sampai akhir musim ini.
Kabarnya, dua mantan pemain The Red Devils menjadi kandidat utama yang akan mengambil alih tongkat kepelatihan dari tangan Fletcher.
Mereka adalah Ole Gunnar Solskjaer atau Michael Carrick.
Menjalani 2 pertandingan, Fletcher tidak pernah meraih kemenangan.
Pada 7 Januari lalu, United ditahan Burnley 2-2 di Liga Inggris.
Setan Merah kemudian kalah 1-2 dari Brighton di babak ketiga Piala FA, Minggu (11/1/2026) di Old Trafford.
Laga melawan Brighton adalah pertandingan terakhir Fletcher sebagai nakhoda interim.
Dalam komentarnya usai laga, eks gelandang ini mengakui bahwa mantan klubnya berada dalam kesulitan.
"Mari berkata jujur, ini bukan momen yang bagus bagi klub," katanya seperti dikutip dari BBC.
"Kami tersingkir di babak awal Piala Liga dan Piala FA."
"Tetapi, karakter sejati akan muncul di tengah situasi yang sulit."
"Masih ada tiket Liga Champions yang bisa diperjuangkan dan saya pikir itu bisa dicapai musim ini."
"Ini mungkin bukan hal yang ingin didengar suporter soal Manchester United karena kita seharusnya menjuarai piala dan bersaing memperebutkan gelar di Premier League."
"Tetapi, lolos ke Liga Champions mungkin adalah target untuk musim ini."
"Jangan hancurkan musim ini, itulah tantangan yang akan saya tetapkan."
"Semua fokus dan energi pemain harus dipakai untuk berkembang sebagai sebuah tim dan memperbaiki diri secepatnya. Hal selain itu hanya kebisingan."
"Adalah sebuah tanggung jawab masif untuk memimpin klub ini," lanjut sosok yang bermain 342 kali untuk Man United pada selang 2002-2003 hingga 2014-2015 ini.
"Saya telah memberikan yang terbaik dan saya kecewa gagal memenangi pertandingan."
"Saya pikir ada beberapa hal bagus tetapi pada akhirnya itu tidak cukup."
"Saya merasa lebih kecewa soal itu daripada orang lain."
"Saya peduli pada klub ini, saya ingin klub ini tampil bagus, dan saya ingin para pemain tampil baik. Saya sungguh-sungguh."
"Saya pernah menjadi pemain di sini dan mencintai setiap menitnya."
"Sekarang ini soal mereka. Kita perlu menolong mereka, klub perlu membantu mereka, para pemain perlu menolong diri sendiri," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar