KEI Berdampak Positif bagi Warga Sapeken, Program PPM Terus Dirasakan

KEI Berdampak Positif bagi Warga Sapeken, Program PPM Terus Dirasakan

Kehadiran Kangean Energy Indonesia (KEI) Memberikan Dampak Positif bagi Masyarakat Sapeken

Warga dan tokoh masyarakat di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep mengakui bahwa kehadiran Kangean Energy Indonesia (KEI) sejak awal beroperasi telah memberikan dampak positif yang signifikan. Mulai dari ketersediaan listrik hingga akses air bersih, semuanya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

KEI secara konsisten menjalankan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) di berbagai desa, dengan fokus pada bidang-bidang seperti ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan lingkungan. Program ini dirancang berdasarkan aspirasi warga setempat, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kontribusi KEI yang Dirasakan Langsung oleh Warga

Tokoh masyarakat Desa Pagerungan Besar, Yuliandi Abd. Rochim, menyebut kontribusi KEI bukan hal baru bagi penduduk setempat. Bahkan sejak dulu atau awal beroperasi, KEI telah hadir memberikan manfaat nyata bagi perkembangan desa.

"Sudah dari dulu pihak KEI memberikan banyak manfaat bagi desa kami," ujarnya saat ditemui oleh media. Ia berharap sinergi antara karang taruna dan pihak perusahaan tetap terjaga, mengingat banyaknya program PPM atau Tanggung Jawab Sosial (TJS) yang disalurkan berdasarkan kebutuhan warga daerah operasi.

Hal senada disampaikan oleh H. Wasik (60), yang menilai kehadiran KEI membawa banyak kemajuan, baik dalam infrastruktur maupun kualitas hidup masyarakat. "Buktinya warga desa ini dapat menikmati aliran listrik dari KEI sejak dulu sudah. Air bersih dan tandonnya juga disediakan, setiap dusun ada semua," tambahnya.

Apresiasi dari Tokoh Agama

Ketua MWC NU Kecamatan Sapeken, Atmuni Sucipto, juga mengapresiasi komitmen KEI dalam mendukung pembangunan desa di wilayah kepulauan. "KEI ini manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga di setiap desa kami se-Kecamatan Sapeken," tegasnya saat ditemui oleh media.

Sejarah Blok Kangean dan Peran KEI

Blok Kangean pertama kali ditemukan pada 1985 melalui eksplorasi berbagai perusahaan internasional. Potensi gas alam dan kondensat di bawah Pulau Pagerungan Besar berhasil diidentifikasi dan berlanjut ke produksi komersial pada 1994.

Sejak itu, SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI) terus menunjukkan komitmen dalam pengembangan masyarakat di wilayah operasionalnya.

Daftar Desa yang Terima Manfaat PPM KEI

Sejumlah desa di Kecamatan Sapeken tercatat secara konsisten menerima manfaat program PPM KEI, antara lain Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil, Sadulang, Saseel, Sakala, Sabuntan, Sapeken, Tanjung Kiaok, Sepanjang, Paliat, hingga Saur Saebus.

Pada periode 2021-2024, berbagai program direalisasikan untuk pemberdayaan ekonomi, penguatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan.

Aktivitas PPM Tahun 2025

Pada bulan Desember 2025, KEI kembali merealisasikan rangkaian kegiatan PPM di Kecamatan Sapeken:

  • Selasa (9/12/2025): Pelatihan produksi olahan tanaman mangrove menjadi kopi di Desa Pagerungan Besar.
  • Pelatihan kewirausahaan, perencanaan bisnis, dan tata kelola keuangan BUMDes Pagerungan Kecil.
  • Peningkatan sarana prasarana olahraga di Desa Sakala dan perbaikan Musala Nurul Jadi di Desa Sakala.

  • Rabu (10/12/2025): KEI merealisasikan peningkatan sarana prasarana pendidikan dan keagamaan di wilayah Kecamatan Sapeken. Penyerahan ambulans sebagai layanan kesehatan masyarakat di Desa Saseel.

  • Kamis (11/12/2025): KEI juga memberikan edukasi transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Pagerungan Kecil dan penyerahan mesin tempel untuk nelayan pancing.


Foto: Jurnalis nurulamin.pro saat melihat langsung suasana fasilitas migas Pagerungan yang ada di Desa Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep pada Kamis (11/12/2025).

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan