Penanganan Bencana dan Kekayaan Bupati Bener Meriah
Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto dalam penanggulangan bencana yang terjadi di wilayahnya. Presiden Prabowo bahkan menghubungi dua bupati tersebut melalui rapat terbatas (ratas) dengan kementerian/lembaga di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada Minggu (7/12/2025) malam.
"Terima kasih pengabdianmu, tabah selalu. Saya akan berusaha nengok kalian kesempatan pertama ya," ujar Prabowo kepada Bupati Aceh Tengah dan Bupati Bener Meriah. Meski sambungan panggilan video beberapa kali tersendat, Prabowo tetap menyampaikan rasa terima kasih serta berjanji akan berkunjung ke Aceh Tengah dan Bener Meriah.
"Saya datang, saya mau nengok kalian, saya mau lihat muka-muka kalian. Terima kasih," ujar Prabowo. Sementara itu, Haili dalam panggilan video menyatakan akan menunggu kehadiran Prabowo di Aceh Tengah.
"Kita kuat, Pak Presiden. Kita tunggu di Aceh Tengah, Pak," kata Haili.

Harta Kekayaan Bupati Bener Meriah
Laporan LHKPN KPK menunjukkan bahwa Tagore Abubakar memiliki total harta kekayaan lebih dari Rp 21 miliar per 21 Agustus 2024. Berikut rincian harta kekayaannya:
A. Tanah dan Bangunan Rp. 12.410.729.432 1. Tanah Seluas 4340 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 6.000.000
2. Tanah Seluas 827 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000
3. Tanah Seluas 20000 m2 di KAB / KOTA BENER MERIAH, HASIL SENDIRI Rp. 35.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 5000 m2/50 m2 di KAB / KOTA BENER MERIAH, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
5. Tanah Seluas 1225 m2 di KAB / KOTA BENER MERIAH, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
6. Tanah Seluas 800 m2 di KAB / KOTA BENER MERIAH, HASIL SENDIRI Rp. 18.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 130 m2/100 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 510.000.000
8. Tanah dan Bangunan Seluas 206 m2/65 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 28.000.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 2500 m2/100 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 46.000.000
10. Tanah Seluas 10000 m2 di KAB / KOTA ACEH TENGAH, HASIL SENDIRI Rp. 12.000.000
... (lanjut hingga nomor 73)
B. Alat Transportasi dan Mesin Rp. 3.483.000.000 1. MOBIL, MITSUBISHI COLT DIESEL Tahun 1981, HASIL SENDIRI Rp. 70.000.000
2. MOBIL, TOYOTA KIJANG MINIBUS Tahun 1996, HASIL SENDIRI Rp. 35.000.000
3. LAINNYA, --- (BULDOZER) - Tahun 1987, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
4. MOBIL, MITSUBISHI (TRUCK) TRUCK Tahun 2000, HASIL SENDIRI Rp. 70.000.000
... (lanjut hingga nomor 14)
C. Harta Bergerak Lainnya Rp. 29.700.000
D. Surat Berharga Rp. 10
E. Kas dan Setara Kas Rp. 110.732.186
F. Harta Lainnya Rp. 5.600.000.000
Sub Total: Rp. 21.634.161.628
III. Hutang: Rp. 600.000.000
IV. Total Harta Kekayaan (II-III): Rp. 21.034.161.628

Profil Bupati Bener Meriah
Tagore dikenal sebagai politikus yang telah bergelut lama di bidang politik baik di tingkat lokal maupun nasional. Pendidikan dasar ditempuh di SD Negeri 1 Takengon, kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Takengon dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Takengon.
Setelah itu, ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Sumatera Utara untuk jenjang Strata Satu (S1) pada tahun 1972. Sebelum terjun ke dunia politik, Tagore pernah bekerja sebagai kepala UPP PJM Seulimum Aceh Besar tahun 1975 dan menjabat kepala UPP ITR Blangkejeren tahun 1986.
Pada tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai koordinator OPSUS Gelora Pertanian BANPRES, Blangkejeren. Setelah itu, ia pulang ke Aceh Tengah dengan menjabat sebagai kasi usaha tani pada Dinas Perkebunan Cabang V Aceh Tengah tahun 1988 dan sekretaris Korpri Dinas Perkebunan Provinsi Daerah Istimewa Aceh tahun 1988.
Jabatan terakhir sebelum terjun ke dunia politik, ia menjabat sebagai kepala cabang V Dinas Perkebunan Takengon pada tahun 1993. Beberapa tahun menjabat sebagai kepala cabang perkebunan, pada tahun 1999 akhirnya Tagore memutuskan terjun ke dunia politik.
Karier politiknya cukup mentereng, kali pertama ia terjun politik langsung berhasil meraih kursi wakil ketua DPRD Aceh Tengah periode tahun 1999-2004. Di periode selanjutnya, ia menjabat sebagai ketua DPRD Bener Meriah periode 2004-2007.
Dua periode menjabat di legislatif, Tagore kemudian melebarkan sayapnya ke eksekutif, pada periode 2007-2012 Tagore Abubakar mampu merebut kursi sebagai Bupati Bener Meriah. Setelah bermain di daerah, Tagore lalu melangkah ke tingkat Nasional, ia juga mampu meraih kursi DPR RI di Dapil II Aceh lewat partai PDI Perjuangan pada periode 2014-2019.
Setelah beberapa tahun tidak terlibat politik, Tagore kemudian kembali terjun politik dan mampu merebut kembali kursi Bupati Bener untuk periode 2025-2030. Tagore dilantik sebagai Bupati Bener Meriah oleh Gubernur Aceh pada Selasa, 18 Februari 2025.
Selain aktif di dunia politik, kader Golkar dan PDI Perjuangan tersebut juga pernah menjabat beberapa jabatan strategis di bidang organisasi. Seperti pernah menjabat sebagai wakil ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah tahun 1975 sampai 1983. Menjabat wakil ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Aceh Tengah tahun 1980-1983 dan menjabat sebagai ketua Keluarga Gayo Alas Aceh Tengah (KGAAT) tahun 1982-1983.
Lalu menjabat ketua PPM tahun 1993- 1998 dan menjabat wakil ketua DPD II KNPI 1989-1992 dan selanjutnya ia menjabat sebagai wakil ketua DPD Golkar Aceh Tengah tahun 1993 sampai tahun 1998. Selanjutnya ia kemudian menjabat sebagai ketua Golkar Aceh Tengah dua periode dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2013.
Kemudian ia juga pernah menjabat sebagai ketua Perkemi Bener Meriah tahun 2006-2011 dan menjabat Pembina di Himabiah pada tahun 2024-2008. Selanjutnya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua KONI, dan Ketua Dewan Adat Gayo sampai saat ini.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar