Kekerasan Meizia, korban WO Ayu Puspita: Bagaimana Jika Tidak Ada Hukum?

Kasus Penipuan oleh Wedding Organizer Ayu Puspita

Kasus penipuan yang dilakukan oleh wedding organizer (WO) Ayu Puspita semakin menemui titik terang. Setelah beberapa waktu lalu, Ayu Puspita telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Metro Jakarta Utara. Ia menjadi tersangka bersama Dimas, yang sebelumnya menjadi tangan kanannya selama ini. Keduanya diduga menipu calon pengantin dengan menawarkan promo menggiurkan. Namun, saat hari pernikahan tiba, WO Ayu Puspita tidak memberikan layanan yang disepakati.

Banyak pengantin yang telah membayar penuh kepada WO Ayu Puspita, tetapi justru mendapatkan malu di hari pernikahannya. Mulai dari venue yang tidak memadai hingga catering yang tidak datang. Salah satu korban yang merasakan nasib tersebut adalah Meizia.

Kisah Meizia

Meizia dan pasangannya menikah pada 7 Desember 2025 lalu. Namun, hari bahagia itu dirusak oleh ulah WO Ayu Puspita. Venue, dekor, catering, hingga fotografer tidak muncul di hari H, membuat hari pernikahannya hancur. Padahal, Meizia telah membayar penuh kepada WO Ayu Puspita.

Akibatnya, Meizia terpaksa memesan fast food untuk menjamu keluarga yang hadir. Ia mengungkapkan bahwa venue-nya sebenarnya ingin membantu dengan mencari vendor lain, tetapi tidak ada yang bisa karena sudah jam 2 malam. Akhirnya, mereka harus membeli fast food karena tidak tahu apa yang akan diberikan ke keluarga.

"Venue-nya sebenarnya mau bantu, dia mau cari beberapa vendor lain yang biasa bekerja sama sama dia tapi enggak ada yang bisa karena udah jam 2 malem kan. Akhirnya kita jam 3 udah buntu, enggak tahu mau ngasih makan apa ke keluarga, akhirnya kita beli fast food," ujar Meizia dalam wawancaranya di YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Kamis (11/12/2025).

Merasa Dizalimi

Meizia juga menyampaikan perasaannya tentang Ayu Puspita. Ia menyebut bahwa Ayu Puspita telah berbuat zalim dengan merusak hari bahagia orang yang telah diidam-idamkan. Ia mengatakan bahwa jika hukum Indonesia tidak bisa memberikan balasan, maka Allah akan memberikan balasan.

"Zalim banget sih, ngerusak hari bahagia orang yang udah kita idam-idamkan. Kalau hukum Indonesia enggak bisa balas, tapi Allah bisa balas," ujarnya.

Denny Sumargo pun bertanya kepada Meizia apa yang akan dilakukannya jika tidak ada hukum. Meizia blak-blakan mengatakan bahwa ia ingin menghabisi Ayu Puspita jika tidak ada hukum yang bisa memberikan keadilan.

"Kalau enggak ada hukum, kita pakai hukum rimba ya, mau lo apain?," tanya Denny.

"Injek-injek kepalanya, gue potong-potong, gue mutilasi," jawab Meizia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan