Kekhawatiran dalam ucapan Bedu tentang mantan istri, eks Irma Kartika soroti masa depan anak

Komedian Harabdu Tohar alias Bedu Mengungkap Kekhawatiran Setelah Bercerai

Setelah resmi bercerai dari Irma Kartika Anggraeni, komedian Harabdu Tohar atau lebih dikenal dengan nama Bedu terekam melontarkan ucapan yang bernada kekhawatiran. Meski begitu, kekhawatirannya terhadap mantan istrinya terkesan ambigu. Hal ini dilontarkan Bedu tak lama setelah mengucap ikrar talak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada Selasa (9/12/2025). Saat itu, Bedu hadir dan secara langsung mengucapkan ikrar talak sebagai tahapan terakhir proses perceraiannya.

Resmi berstatus duda, Bedu lalu mengungkap kekhawatiran terhadap sosok sang mantan istri. "Khawatirnya bagaimana nanti ke depan, nasib ibunya anak-anak," ujarnya dikutip dari YouTube Trans TV Official, Jumat (12/12/2025). Ia tidak mengungkap jelas apa dasar di balik kekhawatirannya tersebut. Namun, ia turut menyebut soal peran Irma sebagai contoh bagi anak-anaknya. "Karena kan ibunya anak-anak sebagai role model anak-anak saya nanti," lanjutnya.

Meski begitu, Bedu membantah bahwa kekhawatirannya tersebut didasari perasaan sayang. Mantan anggota grup lawak Cagur ini berdalih, dirinya bersikap demikian karena peduli dengan sang mantan istri. "Bukan sayang ya, khawatir, karena dia kan ibunya anak-anak," ujarnya. "Peduli, peduli," imbuhnya.

Bedu menegaskan, jika dirinya masih ada rasa cinta maka tidak akan memilih bercerai. "Kalau masih sayang, pasti aku masih pertahankan," ucapnya. Meski sudah tak lagi ada perasaan, namun Bedu memilih tetap berbuat baik pada mantan istrinya. "Udah nggak sayang bukan berarti kita nggak baik," tandasnya.

Nafkah Bulanan untuk Anak dan Mantan Istri

Meski kini telah bercerai, Bedu tetap memberikan nafkah bulanan untuk Irma Kartika dan anak-anaknya, dengan nominal mencapai hampir Rp50 juta setiap bulan. Di sisi lain, Bedu memutuskan untuk meninggalkan kediaman yang sebelumnya ditempati bersama istri dan anak-anaknya. Ia mengungkapkan bahwa kini ia mengontrak rumah di kawasan Depok, Jawa Barat, dengan harga Rp70 juta per tahun. "Saya ngontrak di daerah Depok dekat Kubah Emas," kata komedian bernama asli Harabdu Tohar ini, dikutip dari YouTube Grid ID, Selasa (9/12/2025). "Kita sampai setahun yang Rp70 juta," sambungnya.

Bedu pun mensyukuri rezeki yang ia peroleh dari hasil kerja kerasnya sendiri. Ayah tiga anak ini merasa cukup dengan pemberian Allah. "Iya alhamdulillah Rp50 juta itu didapat dari pekerjaan ya," ujar Bedu. "Alhamdulillah Allah kasih kecukupan ya. Yang namanya rezeki kan kita syukuri ya." "Apalagi semuanya cukup ya. Mau beli mobil uangnya cukup, mau beli rumah uangnya cukup," bebernya.

Disinggung soal pekerjaan, Bedu mengaku dirinya masih menjadi host hingga membuat konten di YouTube. "Host sama bikin konten YouTube sama MC ya," terangnya.

Perjalanan Pernikahan dan Alasan Perceraian

Bedu dan Irma Kartika Anggreani menikah pada 7 Februari 2010. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak. Setelah 15 tahun berumah tangga, Bedu mendaftarkan talak cerai pada 22 September 2025. Penyebab perceraian Bedu dan Irma karena perselisihan terus-menerus. Keduanya resmi berpisah setelah Bedu mengucap ikrar talak pada 9 November 2025. Meski bercerai, Bedu dan Irma sepakat mengurus anak bersama dan tetap menafkahi Rp50 juta per bulan.

Kondisi Ekonomi yang Pernah Terpuruk

Mendadak mengajukan gugatan cerai istrinya usai 15 tahun menikah, kondisi ekonomi Bedu sempat menjadi sorotan. Pasalnya, komedian berusia 46 tahun itu pernah terekam curhat soal ekonominya yang sempat terpuruk. Bahkan, Bedu sempat curhat soal sepi job hingga menjual beberapa aset-asetnya untuk kebutuhan hidup. Adapun curhatan itu disampaikan Bedu saat hadir di acara Rumpi Trans TV.

Kala itu, Bedu mengaku harus memutar otak agar bisa mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Apalagi Bedu sempat tidak memiliki job di dunia hiburan. "Kebutuhan jalan terus, itu yang buat aku harus berpikir ekstra," ujar Bedu dikutip dari Rumpi Trans tv, Rabu (11/10/2023). "Kalau aku enggak punya program tv yang rutin, enggak bisa menutupi. Kalau bintang tamu, sebulan enggak penuh, kalau sebulan satu, dua, tiga, enggak nutup," sambungnya.

Kala itu, Bedu sempat menangis saat menceritakan kondisinya. Ia bahkan sempat memberikan beberapa pilihan untuk sang istri. "Aku aku kasih dua opsi ke istri, pokoknya mana yang lebih dulu yang harus kita jalankan. Alhamdulillah syukur-syukur setelah ini ayah dapat kerjaan lagi," lanjut Bedu diiringi tangisan.

Tak hanya itu, Bedu juga membantah soal isu dirinya terlilit pinjaman online hingga harus jual rumah. Diakui Bedu, ia tidak memiliki utang pinjol namun ia memiliki utang cicilan properti. "Sebetulnya masih punya cicilan properti sama satu kendaraan. (Cicilan) tinggal satu doang nih, nilai angkanya lumayan," ucap Bedu. "Utang kebutuhan, kebutuhan yang harus kita penuhi sehari-hari karena berkurangnya pekerjaan, maka jumlah pemasukan berkurang," kata Bedu.

"Mau enggak mau setiap bulan kita menutupi kebutuhan-kebutuhan yang harus dicukupi. Ini pun saya sudah menjual dua mobil yang nilainya bisa dibilang cukup fantastis, masih aja kurang-kurang," sambungnya. Demi membayar cicilan itu, Bedu mengaku sampai menjual beberapa asetnya mulai dari dua mobil hingga apartemen. Selain itu, ia juga ingin mempersiapkan sekolah anaknya. "Ya itu salah satu caranya biar nggak ada lagi cicilan. Ya buat persiapan biaya sekolah anak-anak juga soalnya, ucapnya dilansir TribunLampung.co.id. "Tadi saya nawarin Dewi Perssik ini apartemennya kali saja dia mau beli kan bisa ya, atau teman-temannya dia gitu jadi kalau mau silakan saja," ujar Bedu.

Kini, kondisi ekonomi Bedu berangsur membaik dan utangnya perlahan-lahan sudah mulai terlunasi. Diakui Bedu, hidupnya lebih tenang setelah membayar lunas utang-utangnya. "Alhamdulillah ya pelan-pelan utang sudah tertutupi, akhirnya rumah saya jual dari situ kita pakai untuk menutupi utang. Alhamdulillah lebih tenang ya," kata Bedu.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan