
Seminar tentang Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, yang berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, sukses menyelenggarakan seminar dengan tema “Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia”. Kegiatan ini berlangsung di GUB 411 pada hari Sabtu, 13 Desember 2025. Acara ini dihadiri oleh Ketua Program Studi PBSI, narasumber, serta mahasiswa dari berbagai program studi seperti Pendidikan Matematika, PBI, dan PBSI.
Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bonefasius Rampung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Ia menekankan pentingnya adaptasi bagi pendidik dan mahasiswa agar proses pembelajaran tetap relevan dan efektif.
“Deep learning bukan sekadar tren, tetapi sebuah kebutuhan dalam pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra. Teknologi ini dapat membantu kita memahami pola bahasa, menganalisis karya sastra secara lebih mendalam, dan membangun pengalaman belajar yang lebih efektif. Karena itu, mahasiswa dan pendidik perlu terbuka dan siap menguasainya,” ujar Ketua prodi PBSI.
Beliau juga menjelaskan bahwa penerapan deep learning dapat mendukung berbagai inovasi, seperti analisis otomatis terhadap gaya bahasa serta memanfaatkan teknologi dalam pengembangan sastra dan bahasa.
Materi yang Disampaikan oleh Narasumber
Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, yaitu dosen PBSI Eduardus Y. Abut. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab dalam diskusi, yang memperkaya pemahaman mengenai relevansi teknologi dengan Studi Bahasa dan Sastra Indonesia.
Dalam sesi tersebut, narasumber menjelaskan bagaimana deep learning dapat digunakan untuk memahami struktur bahasa, menganalisis teks sastra, serta meningkatkan efisiensi dalam proses pembelajaran. Peserta juga diajak untuk berpikir kritis tentang bagaimana teknologi ini bisa menjadi alat bantu dalam menciptakan metode pengajaran yang lebih inovatif.
Tujuan dan Harapan dari Seminar
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi PBSI berharap dapat mendorong kolaborasi penelitian serta membuka peluang pengembangan media pembelajaran berbasis AI yang lebih inovatif. Acara ditutup dengan harapan agar semua mahasiswa dan pendidik mampu mengoptimalkan teknologi deep learning sebagai bagian dari transformasi pendidikan di masa depan.
Potensi Penggunaan Deep Learning dalam Pendidikan
Beberapa potensi penggunaan deep learning dalam pendidikan meliputi:
- Pengembangan sistem pembelajaran yang personalisasi, sehingga setiap siswa menerima materi yang sesuai dengan tingkat kemampuan mereka.
- Analisis data pembelajaran untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan dalam proses belajar.
- Peningkatan efisiensi dalam evaluasi dan penilaian, termasuk dalam penilaian karya sastra dan esai.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan para pendidik dan mahasiswa semakin sadar akan pentingnya teknologi dalam pengembangan pendidikan, khususnya dalam bidang bahasa dan sastra.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar