
Program Cek Kesehatan Gratis Mencapai 70 Juta Peserta
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah mencatat pencapaian yang luar biasa dengan jumlah peserta yang hadir melebihi 70 juta orang hingga 29 Desember 2025. Angka ini menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dan mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat selama hampir satu tahun pelaksanaan program tersebut. Ia mengatakan bahwa capaian lebih dari 70 juta peserta menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan.
“Capaian lebih dari 70 juta peserta menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan semakin meningkat,” ujar Aji Muhawarman, Rabu 31 Desember 2025.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan CKG di puskesmas, sekolah, dan komunitas di berbagai daerah. Menurut Aji, keberhasilan program CKG merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat. Ke depan, Kemenkes berharap CKG terus diperkuat sebagai fondasi layanan kesehatan promotif dan preventif.
Data Terkini Program CKG
Berdasarkan Daily Report CKG per 29 Desember 2025 pukul 22.15 WIB, tercatat 70.292.151 peserta hadir dari total 73.128.356 pendaftar atau setara 96,12 persen. Capaian ini didominasi oleh CKG Umum dengan tingkat kehadiran mencapai 96,97 persen.
Dari 47.393.692 pendaftar CKG Umum, sebanyak 45.957.044 orang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah. Sementara itu, CKG Sekolah juga mencatat partisipasi tinggi. Dari 25.734.664 pendaftar, sebanyak 24.335.107 peserta hadir atau setara 94,56 persen. Program ini menjangkau siswa berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, termasuk pesantren dan sekolah luar biasa.
Pelaksanaan CKG di Berbagai Daerah
Program CKG yang merupakan quick win Presiden Prabowo Subianto ini telah dilaksanakan di 38 provinsi dengan dukungan 514 kabupaten/kota serta melibatkan 10.588 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Pada sektor pendidikan, sebanyak 16.758.454 siswa telah memperoleh pemeriksaan kesehatan lengkap.
Beberapa faktor yang turut mendukung keberhasilan program ini adalah kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain itu, adanya sosialisasi yang masif dan akses yang mudah ke fasilitas kesehatan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.
Manfaat CKG bagi Masyarakat
CKG tidak hanya memberikan layanan kesehatan yang gratis, tetapi juga membantu masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Dengan adanya program ini, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala tanpa harus khawatir tentang biaya. Hal ini sangat bermanfaat terutama bagi masyarakat yang kurang mampu atau tinggal di daerah terpencil.
Selain itu, CKG juga berkontribusi dalam membangun sistem kesehatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan deteksi dini penyakit, risiko komplikasi dapat diminimalkan, sehingga pengobatan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. Ini juga membantu mengurangi beban rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.
Tantangan dan Langkah Lanjutan
Meskipun capaian program CKG cukup signifikan, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah memastikan bahwa semua masyarakat memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan. Selain itu, perlu adanya pemantauan yang lebih ketat terhadap kualitas layanan yang diberikan agar tetap memenuhi standar kesehatan.
Kemenkes berkomitmen untuk terus memperkuat program CKG dan memastikan bahwa layanan kesehatan yang diberikan tetap berkualitas dan merata. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, diharapkan program ini dapat terus berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar