Kenali Penyebab Perut Buncit Setelah Usia 30-an

Penyebab Lingkar Perut yang Bertambah Seiring Usia

Lingkar perut bisa bertambah seiring usia, meskipun pola makan dan aktivitas fisik tidak mengalami perubahan signifikan. Hal ini terutama terjadi pada orang yang sudah melewati usia 30 tahun. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Perubahan Hormonal


Faktor pertama yang memengaruhi peningkatan lingkar perut adalah perubahan hormonal. Seiring bertambahnya usia, hormon pertumbuhan serta testosteron atau estrogen menurun, sementara kadar kortisol meningkat. Kombinasi ini dapat memicu penyimpanan lemak di bagian dalam perut.

Pada wanita, transisi hormonal selama menopause menyebabkan penurunan kadar estrogen, yang dapat mengakibatkan redistribusi lemak ke area perut. Sementara itu, pada pria, penuaan juga disertai dengan penurunan kadar testosteron, yang berdampak pada peningkatan lemak perut dan hilangnya massa otot.

2. Gaya Hidup

Sebagian besar individu cenderung menjadi kurang aktif seiring bertambahnya usia. Hal ini mengakibatkan jumlah kalori yang terbakar menjadi lebih sedikit, sehingga meningkatkan risiko penambahan berat badan. Terlebih jika aktivitas fisik tidak cukup untuk menjaga keseimbangan energi tubuh.

3. Metabolisme Melambat

Seiring bertambahnya usia, tingkat metabolisme basal seseorang cenderung menurun. Artinya, tubuh membakar lebih sedikit kalori saat istirahat, sehingga lebih mudah menambah berat badan, terutama di area perut. Beberapa tanda dari hal ini termasuk perut yang cenderung membesar meski berat badan tetap stabil.

4. Kehilangan Massa Otot


Massa otot dapat menurun jika tidak dilatih secara rutin. Hal ini pada akhirnya turut berkontribusi pada penurunan metabolisme dan penumpukan lemak di area perut. Otot bertanggung jawab atas 70-80 persen pembuangan glukosa. Ketika massa otot berkurang, glukosa akan tetap berada dalam darah lebih lama dan lebih mungkin disimpan sebagai lemak perut.

5. Stres dan Kurang Tidur

Stres kronis dapat meningkatkan kadar kortisol, hormon yang terkait dengan penyimpanan lemak perut. Selain itu, kurang tidur juga dapat mengganggu proses metabolisme dan menyebabkan penambahan berat badan. Kondisi ini memperparah risiko peningkatan lingkar perut.

6. Faktor Genetik

Faktor genetika juga berperan penting dalam distribusi lemak dan kecenderungan untuk menambah berat badan di area perut seiring bertambahnya usia. Beberapa orang mungkin memiliki predisposisi genetik yang membuat mereka lebih rentan terhadap penumpukan lemak perut, bahkan tanpa perubahan gaya hidup yang signifikan.

Dengan memahami penyebab-penyebab tersebut, seseorang dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko peningkatan lingkar perut. Mulai dari menjaga pola makan, melakukan olahraga teratur, mengelola stres, hingga memastikan tidur yang cukup, semua faktor ini sangat penting dalam menjaga bentuk tubuh yang sehat seiring bertambahnya usia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan