Kendal Tornado FC Pilih Stadion Sriwedari Solo sebagai Markas Baru

Perpindahan Markas Kendal Tornado FC ke Stadion Sriwedari

Kendal Tornado FC, sebuah klub sepak bola yang berkompetisi dalam Pengadaian Championship musim 2025/2026, telah mengumumkan penggunaan Stadion Sriwedari di Kota Solo sebagai homebase sementara pada putaran kedua kompetisi. Keputusan ini diambil setelah manajemen klub memutuskan untuk tidak lagi menggunakan Stadion Jatidiri di Kota Semarang sebagai tempat laga kandang mereka di paruh kedua musim.

Pemindahan markas ini diumumkan melalui akun Instagram resmi klub, @kendaltornado_fc, pada awal pekan ini. Dalam pernyataannya, manajemen klub menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan setelah pertimbangan matang dari berbagai aspek, termasuk teknis dan atmosfer sepak bola di Jawa Tengah.

Pemilik Kendal Tornado FC, Junianto atau yang akrab disapa Anto Van Java, menjelaskan bahwa keputusan meninggalkan Stadion Jatidiri bertujuan agar atmosfer sepak bola di Semarang dapat lebih fokus mendukung PSIS Semarang. Junianto juga memiliki saham sebesar 15 persen di klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

"Tujuan utamanya adalah agar atmosfer sepak bola di Semarang bisa benar-benar fokus untuk PSIS," ujarnya.

Sementara itu, kandang asli Kendal Tornado FC, Stadion Utama Kebondalem Kendal, saat ini masih belum memenuhi standar untuk menggelar pertandingan Pengadaian Championship. Stadion tersebut direncanakan akan menjalani renovasi total mulai Maret 2026, sehingga belum memungkinkan digunakan dalam waktu dekat.

Pemilihan Stadion Sriwedari

Stadion Sriwedari dipilih karena dinilai memiliki nilai historis dan emosional bagi klub. Manajemen menyebut stadion yang dibangun pada tahun 1946 itu sebagai simbol semangat olahraga dan salah satu stadion tertua di Indonesia yang masih bertahan hingga kini.

“Stadion Sriwedari adalah warisan cagar budaya sekaligus saksi perjalanan sepak bola. Tempat ini juga menemani langkah kami meraih prestasi musim lalu. Kini kami kembali menjadikannya rumah sementara hingga akhir musim,” tulis akun Instagram @kendaltornado_fc.

Dalam unggahan tersebut, klub berjuluk Laskar Badai Pantura itu juga menyampaikan pesan emosional kepada para pendukung. Mereka berharap doa dan dukungan terus mengalir meski harus bermain jauh dari Kendal.

“Doakan kami dari jauh. Semoga secepatnya bisa pulang ke rumah dan bermain di Kendal. Kulo nuwun Solo, matur nuwun Semarang,” lanjut pernyataan tersebut.

Pertandingan Pembuka di Stadion Sriwedari

Sebagai penanda resmi penggunaan Stadion Sriwedari, laga kandang Kendal Tornado FC melawan PSS Sleman pada Senin (5/1/2026) dipastikan akan digelar di stadion bersejarah yang berada di jantung Kota Solo itu. Pertandingan ini sekaligus menjadi awal babak baru perjalanan Kendal Tornado FC di putaran kedua Pengadaian Championship musim ini.

Keputusan ini menunjukkan komitmen klub untuk tetap memberikan pengalaman terbaik bagi para penggemar, meskipun harus bermain di lokasi yang berbeda. Dengan penuh semangat dan dukungan dari para pendukung, Kendal Tornado FC siap menghadapi tantangan di putaran kedua kompetisi dengan semangat yang sama seperti sebelumnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan