Keputusan tinggalkan Eropa terbukti tepat, harga pasar bintang Malaysia melonjak

nurulamin.proKepindahan penyerang Timnas Malaysia Luqman Hakim Shamsudin ke Negeri Sembilan FC musim ini dianggap sebagai langkah yang tepat.

Luqman Hakim Shamsudin memutuskan untuk kembali ke Malaysia setelah sempat mengadu nasib di Eropa dan Jepang.

Ia melewati beberapa musim yang penuh tantangan di luar negeri lantaran jarang mendapat kesempatan bermain.

Negeri Sembilan muncul sebagai tujuan pilihan Luqman untuk membangun kembali kepercayaan diri dan performanya.

Keputusan pemain berusia 23 tahun itu kini mulai membuahkan hasil karena performanya terus membaik di setiap pertandingan.

Penampilan terbaik Luqman sejauh ini terjadi ketika ia mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Kelantan TRW pada 24 Desember lalu.

Secara keseluruhan, Luqman telah mencetak tiga gol dalam 10 penampilan untuk Negeri Sembilan musim ini.

Torehan tersebut turut berdampak besar terhadap nilai pasar mantan pemain KV Kortrijk itu di situs Transfermarkt.

Nilai pasar Luqman saat ini telah meningkat dari 50.000 euro (Rp980 juta) menjadi 125.000 euro (sekitar Rp2,5 miliar).

Peningkatan hampir 2,5 kali lipat membuat Luqman semakin mendekati nilai pasar tertinggi sepanjang kariernya.

Nilai tertinggi diraih Luqman saat bersama KV Kortrijk di musim 2020/2021 dengan mencapai 150.000 euro (Rp3 miliar).

Peningkatan ini menunjukkan bahwa Luqman kini berada di jalur yang tepat untuk kembali ke performa terbaiknya.

Kemajuan Luqman kian terlihat setelah ia kembali dipanggil ke Timnas Malaysia untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Luqman mengatakan bahwa kemajuan yang dialaminya saat ini sudah menjadi tekad dan mimpinya sejak kembali ke Malaysia.

Ia mengaku pelatih Negeri Sembilan Nidzam Jamil juga telah membantu meningkatkan performanya di skuad Hobin Jang Hobin.

Luqman juga mendapat dukungan besar dari rekan-rekan setimnya dan terus berusaha belajar dari setiap kesalahan.

"Itu dibangun secara bertahap dan berasal dari kepercayaan pelatih kepada saya," kata Luqman kepada Arena Metro.

"Pelatih kepala, Nidzam Jamil, memberi saya banyak dorongan dan kepercayaan diri untuk bermain bagus, dan pada saat yang sama rekan-rekan setim saya sangat mendukung."

"Di setiap pertandingan, saya belajar dari kesalahan saya dan berusaha untuk menjadi lebih baik."

"Sebagai hasil dari belajar dari kesalahan dan kepercayaan yang diberikan oleh staf pelatih, terutama pelatih kepala, saya mampu meningkatkan performa saya, tetapi saya perlu terus belajar dan berusaha untuk menjadi lebih baik," katanya.

Luqman menyadari bahwa dirinya akan selalu menjadi pusat perhatian setiap kali beraksi di lapangan hijau.

Tidak hanya dari penggemar dan pendukung tim Negeri Sembilan tetapi juga dari pengamat sepak bola di Malaysia.

Pasalnya, ia sempat digadang-gadang sebagai talenta masa depan sepak bola Malaysia ketika memutuskan hijrah ke Eropa.

Selain KV Kortrijk, Luqman juga pernah membela Njarovik di Islandia dan YSCC Yokohama di Jepang sebagai pemain pinjaman.

Reputasinya sebagai pemain yang unggul dalam pengetahuan dan keterampilan di Eropa dan Jepang membuatnya menjadi sorotan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan