
Refleksi Akhir Masa Jabatan Ketua Umum Demisioner UKM PI Inkadha
Dalam rangkaian Kongres XI UKM Pengembangan Intelektual (UKM PI) Inkadha, Ketua Umum Demisioner, Maulana Wildan, menyampaikan refleksi akhir masa jabatannya sekaligus amanat penting bagi seluruh kader, anggota, dan kepengurusan baru. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa UKM PI harus senantiasa berdiri sebagai organisasi intelektual yang menjunjung tinggi integritas, marwah, dan kehormatan organisasi, jauh dari praktik-praktik yang berorientasi pada kepentingan personal.
Maulana Wildan membuka pesannya dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya Kongres XI sebagai penutup resmi masa kepengurusannya. Saya sangat bersyukur karena satu periode kepengurusan ini dapat ditutup dengan penuh khidmat melalui Kongres XI. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus yang telah mendampingi, berjuang, dan bekerja tanpa pamrih selama satu tahun perjalanan organisasi ini, ujarnya dengan nada penuh penghargaan.
Ia juga memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota, khususnya angkatan 24 dan 25, atas dedikasi dan loyalitas yang telah mereka tunjukkan. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh anggota, terutama adik-adik angkatan 24 dan 25. Kalian adalah energi penggerak UKM PI. Dengan semangat dan komitmen kalian, UKM PI mampu terus hidup, tumbuh, dan menghadapi dinamika organisasi secara dewasa, tambahnya.
Dalam amanat yang lebih tegas, Maulana Wildan menekankan prinsip fundamental yang harus menjadi pegangan setiap kader. Saya berharap kepengurusan baru mampu menjaga marwah UKM PI, menjaga kesucian organisasi, serta tidak menjadikan UKM PI sebagai alat untuk ambisi atau kepentingan pribadi. UKM PI harus tetap menjadi wadah pembinaan intelektual yang bersih, jujur, dan berorientasi pada pengembangan diri serta pengabdian, tegasnya dengan penekanan kuat.
Menutup pernyataan, ia menyampaikan pesan doktrinal yang telah lama menjadi identitas ideologis UKM PI. UKM PI INKADHA harus tetap eksis, tetap hidup, dan berdiri tegak hingga akhir zaman. Kalian semua telah dibaiat sebagai keluarga besar UKM PI. Baiat itu bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen kehormatan. Jadilah kader yang aktif, setia, dan siap mempertahankan UKM PI dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak nilai dan eksistensinya, ujar Maulana Wildan dengan penuh kewibawaan.
Pesan-Pesan Penting yang Harus Diterima oleh Seluruh Anggota
-
Komitmen terhadap Marwah Organisasi
Setiap kader harus menjaga marwah dan kehormatan UKM PI. Hal ini mencakup sikap profesional, etika, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas yang dilakukan. -
Tidak Ada Pemakaian Organisasi untuk Kepentingan Pribadi
UKM PI tidak boleh digunakan sebagai alat untuk keuntungan individu. Tujuan utamanya adalah pengembangan intelektual dan pengabdian kepada masyarakat. -
Peningkatan Kualitas Kader
Kader harus aktif dan konsisten dalam berpartisipasi dalam kegiatan organisasi. Semangat dan komitmen merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan UKM PI. -
Pemeliharaan Nilai-Nilai Dasar
Nilai-nilai seperti kejujuran, kebersihan, dan pengembangan diri harus menjadi pedoman dalam setiap langkah yang diambil oleh anggota. -
Kepercayaan dan Kesetiaan
Kader harus memperkuat ikatan kekeluargaan dan kesetiaan terhadap organisasi. Baiat yang diberikan bukan hanya sekadar formalitas, tetapi komitmen nyata untuk menjaga eksistensi UKM PI.
Momentum Strategis untuk Masa Depan UKM PI
Kongres XI menjadi momentum strategis dalam meneguhkan kembali komitmen kolektif demi keberlanjutan, kejayaan, dan martabat UKM PI Inkadha di masa mendatang. Dengan pesan-pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum Demisioner, diharapkan kepengurusan baru mampu melanjutkan perjuangan dengan semangat yang sama, menjaga nilai-nilai dasar, dan memastikan UKM PI tetap menjadi organisasi yang bermanfaat bagi para anggotanya maupun masyarakat luas.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar