Ketua DPRD Cirebon Dorong Transisi Tanaman Berkelanjutan di Sawit Cigobang

Ketua DPRD Cirebon Dorong Transisi Tanaman Berkelanjutan di Sawit Cigobang

Upaya Menjaga Keseimbangan Lingkungan dan Ekonomi di Kabupaten Cirebon

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menunjukkan komitmennya terhadap upaya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat. Hal ini terlihat dari tindakannya yang aktif dalam meninjau langsung lokasi tanaman kelapa sawit di Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, pada hari Sabtu (3/1/2026).

Peninjauan Langsung Lokasi Tanaman Kelapa Sawit

Sophi Zulfia melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanaman kelapa sawit untuk memahami kondisi terkini serta mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi oleh petani setempat. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan para petani dan pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih lengkap tentang pengelolaan lahan dan dampak lingkungan yang mungkin terjadi.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen politisi tersebut untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dilakukan dengan mengorbankan kelestarian lingkungan. Ia menyadari bahwa pengembangan sektor pertanian, termasuk perkebunan kelapa sawit, harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pentingnya Keseimbangan Lingkungan dan Ekonomi

Sophi Zulfia menekankan bahwa keberlanjutan ekonomi masyarakat tidak boleh diabaikan dalam proses pengelolaan lingkungan. Ia menilai bahwa kebijakan yang diterapkan harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sambil tetap menjaga kualitas lingkungan sekitar.

Beberapa poin yang menjadi perhatian utama dalam peninjauan ini antara lain:

  • Pemanfaatan lahan yang efisien dan tidak merusak ekosistem lokal.
  • Penggunaan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.
  • Peningkatan pendapatan petani melalui diversifikasi usaha dan pemasaran yang lebih baik.

Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya alam. Dengan melibatkan para pemangku kepentingan, diharapkan dapat tercipta solusi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Tantangan dan Solusi yang Dicari

Selama kunjungan tersebut, Sophi Zulfia juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh para petani. Beberapa di antaranya adalah kurangnya akses terhadap teknologi modern, minimnya pelatihan yang diberikan, serta kesulitan dalam menjual hasil produksi secara optimal.

Untuk mengatasi hal ini, ia menyarankan agar pemerintah daerah dan instansi terkait segera memberikan bantuan berupa pelatihan dan dukungan finansial kepada petani. Selain itu, perlu adanya sistem pemasaran yang lebih terstruktur sehingga hasil pertanian bisa mencapai pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para petani.

Kesimpulan

Kunjungan Sophi Zulfia ke lokasi tanaman kelapa sawit di Desa Cigobang merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak terlepas dari tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan pendekatan yang lebih holistik dan partisipatif, diharapkan dapat tercapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan