Ketua PGM Bireuen 2025–2030 Dilantik

Ketua PGM Bireuen 2025–2030 Dilantik

Pelantikan Pengurus PGM Bireuen 2025–2030

Pada hari Kamis, tanggal 1 Januari 2026, dilakukan pelantikan pengurus Pimpinan Daerah (PD) PGM Indonesia Kabupaten Bireuen. Acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Kemenag Bireuen dan dihadiri oleh berbagai kalangan dari lingkungan Kemenag serta tamu undangan lainnya.

Pelantikan ini merupakan hasil dari musyawarah yang digelar pada 24 Mei 2025 lalu. Dengan terbentuknya struktur organisasi yang baru, diharapkan dapat memperkuat peran guru madrasah dalam pembangunan pendidikan di daerah ini.

Susunan Pengurus Harian

Berikut adalah susunan pengurus harian PD PGM Indonesia Kabupaten Bireuen:

  • Ketua Umum: Mudassir SAg MAg
  • Wakil Ketua Umum: Iskandar MSi
  • Ketua I: Munawar SAg
  • Ketua II: Anshari MAg
  • Sekretaris Umum: Anwar MPd
  • Wakil Sekretaris Umum: Herniati SPdI MPd
  • Sekretaris I: Salma SAg MPd
  • Sekretaris II: Nasriah SAg MA
  • Bendahara Umum: Novera Kusumawati Putri MAg
  • Wakil Bendahara I: Zuryati SPd
  • Wakil Bendahara II: Abidah SAg

Selain itu, terdapat beberapa ketua biro yang akan mengemban tugas khusus dalam menjalankan kegiatan organisasi:

  • Ketua Biro Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi: Bukhari SPd
  • Ketua Biro Agama dan Dakwah: Zulhelmi MAg
  • Ketua Biro Hubungan Kerjasama Antar Lembaga: Fauzan SPd MPd
  • Ketua Biro Perlindungan, Bantuan Hukum, dan HAM: Fazil SPd
  • Ketua Biro Pengembangan SDM: Afwadi Ibrahim SSi
  • Ketua Biro Seni, Olahraga, dan Kebudayaan: M Nasir SPd
  • Ketua Biro Koperasi dan Wirausaha: Asniati SAg MA
  • Ketua Biro TIK dan Media Massa/Media Sosial: Najib Z SPdI
  • Ketua Biro Kesejahteraan Anggota dan Pemberdayaan Perempuan: Darmawati MAg

Harapan Ketua PGM Bireuen

Dalam sambutannya, Ketua PGM Bireuen, Muntasir, menyampaikan bahwa para guru madrasah yang tergabung dalam organisasi ini memiliki amanah besar untuk memajukan madrasah, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat peran guru dalam pembangunan bangsa.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara guru madrasah dengan pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Agama dan lembaga pendidikan lainnya. Dengan adanya struktur organisasi yang jelas dan solid, diharapkan bisa menjadi wadah yang efektif bagi guru madrasah untuk berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan