Keunggulan John Herdman menurut PSSI, tak ikuti jejak Kluivert bawa banyak asisten ke Timnas Indones

John Herdman Menegaskan Tidak Akan Mengulangi Pendekatan Kluivert

John Herdman, pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia, telah menyatakan bahwa dirinya tidak akan meniru langkah-langkah yang pernah diambil oleh Patrick Kluivert saat menjabat sebagai pelatih tim Garuda. Pernyataan ini menjadi penting mengingat pengalaman Kluivert dengan kepelatihan yang terdiri dari banyak orang asing ternyata tidak memberikan dampak positif bagi performa tim.

Kluivert ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025 lalu, setelah Shin Tae-yong diberhentikan dari tugasnya. Ia membawa sejumlah besar staf pelatihan dari Belanda, mencakup sekitar 11 orang yang terdiri dari berbagai posisi seperti asisten pelatih, pelatih fisik, pelatih kiper, hingga para ahli di bidang lain seperti fisioterapis dan video analis.

Beberapa nama yang terlibat antara lain Denny Landzaat, Alex Pastoor, Gerald Vanenburg, Quentin Jakoba, Sjoerd Woudenberg, dan Damian van Rensburg. Meskipun jumlah personel yang cukup besar, pendekatan ini ternyata tidak berhasil meningkatkan kualitas tim. Akibatnya, Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026, dan akhirnya gerbong kepelatihan asal Belanda tersebut dihentikan pada Oktober 2025.

Pada Januari 2026, PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris ini akan bekerja selama dua tahun dengan opsi perpanjangan tambahan dua tahun. Selain itu, ada beberapa syarat tambahan yang diberikan oleh PSSI kepada Herdman, termasuk tanggung jawab untuk memimpin Timnas U-23 Indonesia, tinggal di Tanah Air, serta mengajak pelatih lokal untuk bergabung dalam jajaran kepelatihan.

Kebijakan Herdman yang Berbeda

Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), mengungkapkan bahwa pihaknya sudah bertanya langsung kepada Herdman mengenai rencana penggunaan pelatih lokal. Jawaban yang diberikan oleh mantan pelatih Toronto FC ini sangat positif. Herdman menyatakan bahwa ia hanya akan membawa maksimal dua atau tiga orang dari lingkungan kerjanya sendiri, sementara sisanya akan diisi oleh pelatih lokal Indonesia.

Menurut Sumardji, hal ini menunjukkan rasa hormat Herdman terhadap pelatih-pelatih Indonesia. Ini menjadi salah satu alasan utama PSSI memilih Herdman sebagai pengganti Kluivert.

"Kita tanya ketika kamu nanti dipilih apakah kamu akan membawa gerbong (kepelatihan) semuanya orang-orangmu, teman-temanmu, atau memang yang sudah terbiasa dengan kamu bekerja," ujar Sumardji, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.

"Dia bilang 'saya akan membawa paling banyak dua sampai tiga orang, selebihnya saya akan ambil semuanya pelatih dan asisten lokal dari Indonesia.' Itu juga suatu kebanggaan buat kita semua."

Langkah Strategis untuk Masa Depan Timnas

Keputusan PSSI untuk mempekerjakan Herdman didasarkan pada beberapa faktor mendasar, termasuk komitmen terhadap pengembangan pelatih lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan bisa menciptakan sistem kepelatihan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Selain itu, Herdman juga akan tinggal di Indonesia, yang merupakan bagian dari kontraknya. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk fokus sepenuhnya pada pengembangan sepak bola nasional. Dengan kombinasi pengalaman internasional dan kerja sama dengan pelatih lokal, Herdman diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia menuju prestasi yang lebih baik di masa depan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan