Keutamaan dan Cara Puasa Ayyamul Bidh Lengkap dengan Niat

Keutamaan dan Cara Puasa Ayyamul Bidh Lengkap dengan Niat

Puasa Ayyamul Bidh: Jenis Puasa Sunnah yang Dianjurkan dalam Agama Islam

Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu bentuk puasa sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Puasa ini dilakukan pada tiga hari pertengahan bulan, yaitu tanggal 13, 14, dan 15 Hijriyah. Meskipun tidak wajib, puasa Ayyamul Bidh memiliki nilai ibadah yang tinggi dan pahala yang besar bagi umat Islam yang menjalankannya.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Menurut riwayat yang terdapat dalam kitab Bukhari dan Muslim, setiap orang muslim yang menjalankan puasa Ayyamul Bidh setiap bulannya akan mendapatkan pahala yang besar, bahkan sepuluh kali lipat dari puasa sunnah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa puasa ini sangat dianjurkan dalam agama Islam.

Selain itu, puasa Ayyamul Bidh dianggap sebagai sunnah Rasulullah SAW. Orang yang menjalankannya akan mendapatkan janji pahala seperti orang yang berpuasa selama satu tahun penuh. Bahkan, satu hari puasa Ayyamul Bidh sama dengan berpuasa selama 10 hari. Selain itu, orang yang rutin melakukan puasa sunnah Ayyamul Bidh juga akan mendapatkan pintu khusus di surga yang disebut Ar-Rayyan.

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Sebelum memulai puasa Ayyamul Bidh, seorang muslim harus membaca niat puasa. Berikut bacaan niatnya:

Nawaitu Sauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Ta'ala.

Artinya: "Saya berniat berpuasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."

Niat ini bisa dibaca pada malam hari, pagi hari, atau siang hari sebelum waktu puasa dimulai.

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh

Tata cara pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh sama dengan puasa wajib maupun puasa sunnah lainnya. Seorang muslim dapat mulai berpuasa dengan melafalkan niat puasa Ayyamul Bidh, serta menahan haus, lapar, dan hawa nafsu. Puasa ini dilakukan sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, yang ditandai dengan azan Subuh dan azan Magrib.

Pada dasarnya, puasa Ayyamul Bidh tidak mengharuskan seseorang untuk melakukan hal-hal khusus selain menjalankan niat dan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa.

Waktu Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, yaitu tanggal 13, 14, dan 15 Hijriyah. Meskipun hukumnya sunnah, puasa ini sangat dianjurkan untuk dilakukan setiap bulan. Namun, jika seseorang tidak melaksanakannya pada bulan tertentu, seperti Juni 2022 atau bulan Dzulqaidah 1443 H, ia tidak akan mendapatkan dosa.

Penutup

Dengan demikian, puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu bentuk puasa sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Bagi umat Islam yang ingin meningkatkan ibadahnya, puasa ini menjadi pilihan yang baik. Semoga informasi ini bermanfaat bagi semua pembaca.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan